• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Cirateun ; “Udara yang Dirampas atas Nama Aset Pemkot Bandung”

Ali Syarief by Ali Syarief
December 21, 2025
in Bencana, Crime, Feature
0
OPEN DUMPING: MASALAH YANG DISANGKAL, TAPI TAK PERNAH DIHENTIKAN
Share on FacebookShare on Twitter

Udara pegunungan di pagi hari biasanya bukan sekadar segar. Ia seperti doa yang dikabulkan diam-diam: memberi oksigen kehidupan baru, menyehatkan raga, menenangkan jiwa, dan menghadirkan rasa bahagia yang sederhana. Di tempat-tempat seperti Cirateun, udara pagi dahulu adalah anugerah—hadiah Tuhan yang datang tanpa diminta, tanpa syarat, dan tanpa biaya.

Namun anugerah itu kini dirampas.

Sejak dibangunnya proyek MOTAH-65 di Cirateun RT 01/01, Kelurahan Isola, Kota Bandung, setiap pagi tak lagi dimulai dengan hirupan udara yang menyehatkan. Yang datang justru asap—pekat, menusuk, dan mencurigakan. Asap dari pembakaran limbah plastik yang berpotensi meracuni tubuh manusia perlahan tapi pasti. Dari pagi hingga pagi lagi, siklus pencemaran itu berulang, seolah normal, seolah sah, seolah tak ada yang perlu dipersoalkan.

Yang paling menyakitkan: kejahatan lingkungan ini bukan datang dari tangan gelap industri ilegal atau pelaku sembunyi-sembunyi. Ia lahir dari inisiatif pemerintah Kota Bandung sendiri.

Menurut penjelasan Lurah Isola, MOTAH-65 adalah aset APBD Kota Bandung. Sebuah frasa yang terdengar resmi, legal, dan berwibawa. Namun justru di situlah ironi itu bermula. Sebab ketika ditelusuri, pendirian proyek ini tak berjalan melalui ketaatan asas hukum yang semestinya. Tidak ada izin bangunan. Tidak ada surat keputusan penetapan lokasi pembuangan sampah. Tidak ada legitimasi untuk pembakaran sampah—bahkan secara eksplisit, praktik membakar sampah dilarang oleh berbagai regulasi lingkungan hidup.

Maka pertanyaannya sederhana, namun menghantam nurani:
sejak kapan “aset daerah” menjadi pembenaran untuk melanggar hukum?

Negara—termasuk pemerintah kota—seharusnya berdiri sebagai pelindung hak hidup warganya, bukan justru menjadi sumber ancaman kesehatan. Udara bersih adalah hak dasar, bukan fasilitas tambahan. Ia bukan hadiah pemerintah, melainkan kewajiban yang harus dijaga. Ketika pemerintah sendiri mencemari udara warganya, maka yang rusak bukan hanya lingkungan, tetapi juga kepercayaan publik dan moral kekuasaan.

Asap plastik bukan sekadar bau tak sedap. Ia membawa partikel beracun, risiko penyakit pernapasan, kanker, dan kerusakan jangka panjang yang sering kali baru terasa ketika semuanya sudah terlambat. Dan seperti biasa, yang paling rentanlah yang paling dulu menanggung akibat: anak-anak, lansia, dan warga yang tak punya pilihan untuk pindah atau melawan.

Di titik ini, MOTAH-65 bukan lagi sekadar proyek pengelolaan sampah. Ia menjelma menjadi simbol kegagalan etika tata kelola. Sebuah potret bagaimana kebijakan bisa kehilangan arah ketika hukum diabaikan dan keselamatan warga ditempatkan di posisi paling belakang.

Udara pagi yang dahulu memberi kehidupan, kini berubah menjadi ancaman yang dihirup paksa. Dan ketika negara ikut serta dalam perampasan itu, diam bukanlah pilihan. Karena membiarkan kejahatan lingkungan sama artinya dengan mengizinkan pelan-pelan kematian hadir di rumah-rumah warga—atas nama pembangunan, dan lebih ironis lagi, atas nama aset daerah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bukit Barisan: Dari Hutan Ingatan ke Hamparan Sawit

Next Post

Udara Bersih yang Dilanggar Negara (Tinjauan Hukum Lingkungan atas Proyek MOTAH-65 di Kota Bandung)

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Next Post
Motah: Ketika Pemkot Lempar Tanggung Jawab dan Warga Dipaksa Menanggung Racun

Udara Bersih yang Dilanggar Negara (Tinjauan Hukum Lingkungan atas Proyek MOTAH-65 di Kota Bandung)

Siapa yang Diprioritaskan Tuhan?

Ustadz di Kampung Maling Kembali Menggema

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...