• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

DEBAT : “Kebodohan Menetes”

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
January 22, 2024
in Feature, Pemilu, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

Hukum dasar kebodohan ada dua; Pertama, mereka lebih banyak dari yang anda bayangkan. Kedua, tidak dibatasi oleh latar belakang pendidikan, pangkat, harta kekayaan, dan strata sosial. Orang bodoh meresahkan orang lain tanpa keuntungan, sedangkan bandit meresahkan untuk kepentingan pribadi dan faksi – Nocholas Naseem, Penulis Prancis

 

Debat khusus bagi Cawapres telah usai dilakukan oleh KPU sebagai pemenuhan kewajiban bagi Capres/Cawapres yang ditentukan oleh undang-undang.

Adapun tema yang di tetapkan oleh KPU yaitu; energy, sumber daya alam, sumber daya manusia, pajak karbon, lingkungan hidup dan agrarian, serta masyarakat adat.

Tema ini seharusnya dibahas secara mendalam oleh Capres bukan Cawapres, mengingat seluruh kebijakan yang diatur oleh undang-undang berada ditangan Presiden, bukan sebaliknya.

Dan tema tersebut secara tersurat dan tersirat menjadi Amanah Pembukaan UUD 1945, dan UUD-NRI 1945, mencerdaskan kehidupan bangsa, perlindungan yang utuh terhadap masyarakat Adat, dan keberpihakan kebijakan atas kekayaan bumi Indonesia.

Mengingat, sembilan tahun terakhir kebijakan Jokowi jauh dari keberpihak terhadap rakyat miskin Indonesia.

Gus Imin atau Gus Muhaimin (AMIN) dan M. Mahfud. MD menunjukkan kesiapan dan kematangan dalam memaparkan persoalan-persoalan bangsa, seperti tambang illegal yang tumbuh subur di era Jokowi, pengusiran terhadap masyarakat Adat, dan sebagainya.

Sedangkan Cawapres dari pasangan dua yang sejak awal mendapat penolakan sebab kehadirannya sebagai Cawapres telah menodai keagungan Mahkamah Konstitusi, dan dugaan skandal Jokowi melalui Iparnya Usman sehingga memuluskan Putra Presiden sebagai Cawapres, telah merendahkan debat ke level debat medsos yang dilakukan oleh orang-orang rendah literatur dan kosong dalam pemahaman bernegara.

Tak seorangpun professor dapat menentukan Batasan tertinggi bagi seorang Calon Pemimpin, namun tidak seharusnya mengusulkan yang terendah, sebaliknya harus mengusulkan kwalifikasi tertinggi. Dan dari debat Cawapres tersebut masyarakat dapat memahami tujuan dari pembatasan usia yang ditetapkan oleh undang-undang terhadap Capres/Cawapres.

“Akal sehat adalah hal yang paling merata distribusinya di dunia” tulis Descrates, lalu bagaimana dengan kebodohan? Entah itu menetes, merembes, atau menyembur, kebodohan itu ada dimana-mana termasuk di dalam istana, pinggiran istana, atau keluaraga istana.

Semakin banyak gelombang dan badai kehidupan pribadi dan politik yang dilalui seseorang akan membentuk kacerdasaan intektual dan spiritual, sehingga membentuk karakter kepemimpinan cukup.

Dan inilah kenyataan pahitnya, pada debat Cawapres tersebut, pembelaan diri yang selama ini dibuat, kosmetik yang begitu tebal termasuk hukum yang di rusak dan dinodai adalah jebakan bagi keluarga Jokowi yang akan merugikan diri sendiri, dan mengorbankan bangsa.

Jangan pernah berunding dengan orang-orang bodoh untuk memipin sebuah Negri, Kebodohan adalah janji yang di ingkari, amanah perlindungan, amanah kesejahteraan, dan janji kecerdasan yang akan di khianati oleh orang-orang bodoh atau jahat dari antara kita sesama rakyat, penhianat terhadap kemanusiaan, orang-orang yang brengsek yang akan ingin berkuasa.

Orang-orang bodoh dan brengsek itu seperti binatang, mereka menderita penyakit yang tidak ada obatnya kecuali kecerdasan spiritual, sedangkan mereka menolak untuk menyembuhkan diri mereka sendiri.

Merujuk pada apa yang disebutkan Author Prancis, Nicholas Naseem tentang hukum dasar kebodohan manusia diatas, masyarakat harus memastikan pada PEMILU 2024 mendatang untuk tidak membiarkan orang bodoh yang di kelilingi para bandit terpilih menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan, mereka akan membuat keresahan bagi masyarakat demi keuntungan diri sendiri dan faksinya semata.

 

 

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Disebut Greenflation Hal Receh? Ekonom Dradjad Wibowo Bereaksi

Next Post

Kompak Jaga Marwah Debat Pilpres, Anies Puji Cak Imin dan Mahfud

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Bawaslu Proses Pelaporan Pertanyaan  (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan Ke Capres Prabowo

Kompak Jaga Marwah Debat Pilpres, Anies Puji Cak Imin dan Mahfud

Harga Beras Semakin Tinggi. Sudah Bertengger Diatas Harga Beras Tahun lalu

Harga Beras Semakin Tinggi. Sudah Bertengger Diatas Harga Beras Tahun lalu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist