• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Deddy Sitorus : “Pilkada Gagal” – 60% Bersamalah Kita Bertanggung Jawab

fusilat by fusilat
March 3, 2025
in Feature
0
Deddy Sitorus : “Pilkada Gagal” – 60% Bersamalah Kita Bertanggung Jawab
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pemilu di bawah pemerintahan sebelumnya adalah salah satu Pemilu paling buruk dalam sejarah demokrasi Indonesia. Dari total 545 daerah yang menyelenggarakan Pilkada, 310 di antaranya bermasalah. Angka ini mencerminkan hampir 60% dari total Pilkada yang dilaksanakan. Jika kita masih memiliki rasa malu, seharusnya seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU), menteri terkait, Kepolisian, dan bahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) turut mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan ini.

Masalah ini bukan sekadar angka. Dari 235 daerah yang tidak dipersoalkan, 37 di antaranya adalah daerah dengan kotak kosong, yang berarti hanya 198 daerah yang bisa dikatakan relatif ‘normal’. Namun, bukan berarti di daerah-daerah ini tidak terjadi pelanggaran—banyak yang terjadi secara masif hingga sulit untuk dibuktikan, atau mungkin masyarakat sudah lelah untuk memperjuangkannya. Kini rakyat dipaksa untuk mengeluarkan biaya tambahan hingga satu triliun rupiah untuk menutupi kelalaian para pemangku kepentingan. Di mana tanggung jawab kita semua?

Persoalan ini bukan hanya tentang anggaran, tetapi juga tentang peradaban demokrasi kita. Jika masalah administrasi seperti syarat SKCK, ijazah, dan prosedur lainnya masih berulang kali menimbulkan polemik, apakah kita tidak belajar dari kesalahan masa lalu? Kepala daerah dipaksa bertarung kembali dalam pemilu ulang, mencari dana dengan berbagai cara—meminjam, menggadaikan aset, yang pada akhirnya bisa membuka peluang korupsi. Jika ini terus dibiarkan, jangan heran jika korupsi kepala daerah semakin merajalela.

Ketidakmampuan kita menjaga Pemilu yang jujur dan adil (jurdil) menghasilkan pelanggaran di mana-mana, dan kini rakyat harus menanggung beban akibatnya. Ini tidak hanya tentang pemerintah daerah yang dipaksa membiayai ulang pemilu, tetapi juga soal integritas lembaga seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP. Jika mereka bekerja dengan baik, seharusnya pelanggaran ini bisa dicegah sejak awal. Tapi nyatanya, masalah terus berulang.

Bagaimana kita bisa menjamin bahwa Pemilu berikutnya tidak akan lebih buruk? Siapa yang bisa memastikan bahwa tidak akan ada Pemungutan Suara Ulang (PSU) hingga tiga kali seperti yang terjadi di Maluku Utara? Akhirnya, kepala daerah terpilih dengan modal besar akan mencari cara untuk mengembalikan investasinya—dengan cara yang tidak sehat bagi demokrasi kita.

Jika kita ingin negara ini lebih baik, harus ada keberanian untuk bertanggung jawab. Jika perlu, mundur secara berjamaah sebagai bentuk pertanggungjawaban moral terhadap bangsa ini. Demokrasi yang dijalankan dengan penuh pelanggaran hanya akan menghasilkan pemerintahan yang korup dan sistem yang semakin bobrok.

Jangan sampai kita hanya menjadi bagian dari persoalan tanpa solusi. Jika tidak ada koreksi mendalam, pemilu ke depan hanya akan menjadi arena transaksi politik, di mana menjadi anggota dewan atau kepala daerah bukan lagi tentang melayani rakyat, tetapi tentang siapa yang mampu membayar lebih mahal.

Kita butuh keberanian untuk berubah. Kita butuh sistem yang lebih transparan dan akuntabel. Jika tidak, maka kita hanya mengulang sejarah yang sama—dan terus-menerus jatuh ke dalam lubang yang sama.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Korupsi Seribu Triliun: Ada William Shakespeare di Antara Kejagung dan Pertamina

Next Post

Blending vs Oplosan: Ketika Permainan Kata Mencoba Menutupi Korupsi

fusilat

fusilat

Related Posts

Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Next Post
BPKN Persilahkan Gugat Pertamina, Jika beli Pertamax Dapat Pertalite Oplosan

Blending vs Oplosan: Ketika Permainan Kata Mencoba Menutupi Korupsi

Pertamina Akhirnya Meminta Maaf

Pertamina Akhirnya Meminta Maaf

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist