• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Ali Syarief by Ali Syarief
July 21, 2025
in Economy, Feature, Tokoh/Figur
0
Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) seharusnya menjadi garda terdepan dalam membangun ekonomi kerakyatan—suatu cita-cita luhur yang termaktub dalam konstitusi dan semangat pendiri bangsa. Namun apa jadinya bila kementerian ini justru dipimpin oleh figur-figur yang tidak hanya minim pemahaman struktural soal koperasi, tapi juga menunjukkan ketidaksungguhan dalam membela ekonomi rakyat? Dari Teten Masduki hingga Budi Arie Setiadi, kita tidak sedang melihat kesinambungan perjuangan ekonomi rakyat, melainkan kesinambungan pengabaian terhadapnya.

Teten Masduki: Aktivis yang Lupa Akar

Teten datang dengan reputasi sebagai aktivis antikorupsi, namun begitu menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM, rekam jejak aktivismenya seolah tenggelam dalam birokrasi. Alih-alih memperkuat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat, Teten justru lebih sibuk dengan jargon-jargon modern seperti “startup”, “ekonomi digital”, dan “scaling-up UMKM”—yang dalam praktiknya lebih banyak menguntungkan konglomerasi digital ketimbang koperasi rakyat.

Di bawah kepemimpinannya, koperasi seperti kehilangan roh. Tak ada terobosan berarti yang menjadikan koperasi sebagai alat distribusi kesejahteraan. Yang tampak justru pendekatan pasar bebas yang menyusup ke jantung kementerian, menegasikan semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Teten seperti lupa bahwa koperasi bukan sekadar alat ekonomi, tetapi juga sarana perjuangan kemandirian rakyat. Ia gagal mengubah wajah koperasi dari sekadar catatan administratif menjadi kekuatan produksi dan distribusi.

Budi Arie: Menteri Tambahan dengan Misi Asal Jalan

Setelah Teten, tongkat estafet diserahkan kepada Budi Arie, seorang loyalis Jokowi yang sebelumnya menjabat sebagai Menkominfo. Penunjukan ini saja sudah menjadi indikator bahwa pemerintah memang tidak serius. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak punya latar belakang koperasi, dan bahkan baru saja gagal mengelola polemik di sektor digital, kini dipercaya mengurus ekonomi kerakyatan?

Budi Arie datang bukan sebagai solusi, tapi sebagai pengulangan masalah. Ia tak memiliki rekam jejak memperjuangkan koperasi, apalagi keberpihakan pada ekonomi rakyat. Penunjukannya lebih terlihat sebagai akomodasi politik ketimbang pertimbangan kapasitas. Maka jangan heran bila kementerian ini makin tenggelam dalam ketidakefektifan. Narasi-narasi Budi Arie pun lebih banyak berisi pembelaan terhadap status quo ketimbang keberanian untuk mengubah struktur ekonomi yang timpang.

Negara Abai, Rakyat Ditinggal

Kehadiran dua sosok ini mencerminkan sikap negara yang tidak serius membangun ekonomi rakyat. Koperasi tidak diberi tempat dalam peta besar pembangunan ekonomi nasional. Negara lebih tertarik mengurus investasi asing, memanjakan unicorn, dan menanamkan proyek-proyek mercusuar seperti IKN, dibanding menguatkan fondasi ekonomi rakyat yang tersebar di desa-desa, pasar-pasar tradisional, dan sektor informal.

Dalam narasi besar pemerintahan Jokowi, koperasi hanya tempelan. Tidak ada desain strategis yang menyeluruh. Padahal, di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan, koperasi memainkan peran sentral dalam mengurangi ketimpangan. Di Indonesia, koperasi justru menjadi semacam anak tiri yang hanya diingat saat dibutuhkan untuk mendongkrak citra politik menjelang pemilu.

Kesimpulan: Kementerian Koperasi Butuh Pejuang, Bukan Penjilat

Apa yang kita saksikan hari ini bukan sekadar kegagalan dua menteri, melainkan cerminan dari pemerintah yang kehilangan kompas moral dan visi kerakyatan. Baik Teten maupun Budi Arie bukanlah figur yang memahami—apalagi memperjuangkan—substansi koperasi sebagai alat pembebasan ekonomi rakyat. Mereka adalah simbol dari kekosongan arah dan kesembronoan politik dalam mengelola kementerian strategis.

Sudah saatnya rakyat mempertanyakan: untuk siapa kementerian ini bekerja? Untuk petani, nelayan, pedagang kecil? Ataukah hanya untuk memperpanjang napas kekuasaan dan akomodasi politik belaka? Jika tidak ada perubahan drastis, maka Kementerian Koperasi akan terus menjadi institusi mati suri yang kehilangan ruh perjuangan dan gagal menyejahterakan rakyat yang seharusnya ia lindungi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan

Next Post

Tata Duduk dalam Budaya Jepang: Cermin Hirarki dan Etiket Sosial

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
Tata Duduk dalam Budaya Jepang: Cermin Hirarki dan Etiket Sosial

Tata Duduk dalam Budaya Jepang: Cermin Hirarki dan Etiket Sosial

Diam: Jalan Menuju Distopia

Diam: Jalan Menuju Distopia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...