• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan

Tak Perlu Dibina: Yang Dibutuhkan Pengusaha Kecil Hanyalah Modal dan Ruang Usaha

Ali Syarief by Ali Syarief
July 21, 2025
in Economy, Feature
0
Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan
Share on FacebookShare on Twitter

Di negeri ini, “pembinaan” terhadap pengusaha kecil kerap menjadi jargon yang digemari oleh para pejabat dan lembaga pemerintahan. Pelatihan demi pelatihan digelar, seminar dilaksanakan, dan anggaran dikucurkan dalam nama pemberdayaan. Namun, benarkah pelatihan-pelatihan tersebut melahirkan pengusaha sukses? Atau justru hanya menjadi ajang formalitas birokrasi, sementara pelaku usaha tetap berkutat pada soal-soal klasik: kekurangan modal dan sulitnya akses pasar?

Realitasnya, para pengusaha kecil sejatinya tak butuh “dibina.” Mereka telah membina diri mereka sendiri dengan cara paling konkret—bertahan hidup dari hari ke hari lewat usaha kecil yang mereka rintis. Mereka adalah pejuang sejati ekonomi yang tahu bagaimana menekan ongkos, membaca permintaan pasar, dan menghadapi naik-turunnya harga bahan baku tanpa pernah disuguhi teori bisnis dari ruang ber-AC.

Sementara itu, para aparatur negara yang merasa layak menjadi “pembina,” sering kali tidak memiliki pengalaman riil dalam menjalankan usaha. Mereka tak pernah merasakan getirnya ditolak pinjaman bank, tidak mengerti bagaimana rasanya berdagang dari subuh hingga malam demi mendapatkan omzet, dan tidak tahu betapa repotnya mengurus izin yang berbelit-belit. Lalu, bagaimana mungkin mereka tahu kebutuhan paling mendasar dari para pengusaha kecil?

Yang benar-benar dibutuhkan oleh pengusaha kecil bukanlah pelatihan motivasi atau workshop yang ujungnya sekadar sertifikat. Mereka butuh akses permodalan yang mudah, tanpa agunan yang memberatkan. Mereka butuh tempat usaha yang layak, bukan diusir dari trotoar atau digusur atas nama estetika kota. Mereka butuh iklim usaha yang memberi kepastian hukum dan kebijakan yang mendukung, bukan regulasi yang berubah-ubah dan pungutan yang menyesakkan.

Selama ini, banyak program pelatihan justru menjadi ironi: pengusaha kecil didatangkan, dijanjikan ilmu baru, lalu ditinggal pulang tanpa bekal nyata untuk mengembangkan usaha mereka. Tidak ada suntikan modal, tidak ada akses pasar, dan tidak ada perubahan signifikan pada kondisi mereka setelahnya. Sebaliknya, yang menikmati manfaat justru lembaga penyelenggara pelatihan dan para konsultan yang hidup dari proyek-proyek “pemberdayaan.”

Sudah waktunya negara berhenti menganggap pengusaha kecil sebagai objek pembinaan yang tak tahu apa-apa. Mereka jauh lebih hebat dari yang disangka. Tugas negara bukan untuk mengajari mereka cara berdagang, melainkan memastikan bahwa negara tidak menjadi penghambat atas kerja keras mereka. Negara seharusnya membuka jalan, bukan menghalangi. Memberi modal, bukan menyuruh mereka berutang ke rentenir. Menyediakan tempat yang aman, bukan menggusur lapak mereka.

Tak ada pengusaha sukses yang lahir dari pelatihan. Mereka lahir dari kerja keras, keuletan, dan tekad baja. Dan jika benar-benar ingin membantu mereka naik kelas, maka berikan apa yang mereka butuhkan: modal dan ruang usaha yang adil. Selebihnya, biarkan mereka mengatur hidupnya sendiri—karena mereka tahu lebih baik bagaimana menjalankan bisnis daripada para “pembinanya.”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelaku Ekonomi Indonesia: Antara Regulasi dan Realitas Zero Sum Game

Next Post

Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak
Birokrasi

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Next Post
Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Tata Duduk dalam Budaya Jepang: Cermin Hirarki dan Etiket Sosial

Tata Duduk dalam Budaya Jepang: Cermin Hirarki dan Etiket Sosial

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...