• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Pelaku Ekonomi Indonesia: Antara Regulasi dan Realitas Zero Sum Game

Ali Syarief by Ali Syarief
July 21, 2025
in Economy, Feature
0
Pelaku Ekonomi Indonesia: Antara Regulasi dan Realitas Zero Sum Game
Share on FacebookShare on Twitter

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri sebenarnya telah menjelaskan peran masing-masing pelaku ekonomi di Indonesia: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), usaha swasta, dan koperasi. Ketiganya memiliki fungsi dan peran yang saling melengkapi dalam struktur perekonomian nasional. Dalam idealisme undang-undang tersebut, BUMN adalah penggerak sektor strategis dan penopang ekonomi nasional, usaha swasta merupakan motor inovasi dan efisiensi, sementara koperasi adalah pengejawantahan ekonomi kerakyatan yang menjunjung keadilan sosial. Namun, di lapangan, ketiganya justru disatukan dalam arena yang sama—dipaksa berlomba tanpa pembagian peran yang jelas, seolah berada dalam satu trek balapan tanpa kategori kelas.

Pemerintah terlihat gagal menafsirkan sekaligus mengelola posisi dan peran ketiga pelaku ekonomi ini. BUMN, yang semestinya menjadi cadangan strategis negara serta pelindung sektor-sektor vital dari penetrasi asing atau spekulasi pasar bebas, justru kerap tampil sebagai raksasa yang masuk ke semua sektor. Ia tidak hanya bermain di sektor energi, transportasi, dan infrastruktur, tetapi juga menggerogoti sektor-sektor yang secara tradisional menjadi lahan usaha swasta dan koperasi—dari ritel, perbankan mikro, hingga pangan dan properti. Hal ini menciptakan iklim persaingan yang tidak adil dan destruktif. Dalam logika ekonomi, ini bukan hanya merusak ekosistem usaha, tetapi juga membunuh semangat kewirausahaan nasional.

Akibatnya, hukum zero sum game tak terelakkan: ketika satu pemain besar tumbuh tak terkendali, dua pelaku lainnya dipaksa menyusut atau bahkan mati. Ketika BUMN merambah ke sektor-sektor mikro, pelaku UMKM dan koperasi kesulitan mengakses pasar. Ketika BUMN ikut bersaing dalam industri jasa dan distribusi, usaha swasta harus berhadapan dengan kompetitor yang mendapat subsidi dan perlindungan negara. Ini bukan lagi tentang efisiensi atau daya saing, melainkan tentang ketimpangan struktur.

Dalam sistem ekonomi nasional yang berpihak pada keadilan sosial dan keseimbangan pelaku, seharusnya BUMN berperan sebagai back-up system—penopang dan pelindung usaha kecil dan menengah ketika pasar gagal. BUMN adalah cadangan strategis negara yang harus hadir ketika swasta dan koperasi menghadapi guncangan besar, bukan sebagai predator yang memakan habis ruang hidup pelaku ekonomi lainnya.

Yang lebih memprihatinkan adalah absennya visi negara dalam mengelola struktur pelaku ekonomi ini. Tidak ada peta jalan yang jelas tentang peran masing-masing pelaku dalam konteks pembangunan ekonomi nasional jangka panjang. Pemerintah seolah membiarkan BUMN tumbuh liar, tanpa koreksi, dan tanpa batas. Bahkan dalam beberapa kasus, pemerintah menjadi pelindung sekaligus sponsor ekspansi BUMN ke sektor-sektor yang seharusnya menjadi ladang koperasi dan UMKM.

Reformasi struktural menjadi mutlak. Pemerintah perlu meninjau ulang secara serius peran BUMN dalam perekonomian nasional. Harus ada pembatasan dan pembagian wilayah yang tegas antara BUMN, swasta, dan koperasi. Negara tidak boleh menjadi pemain dan wasit sekaligus. Pemerintah harus kembali pada semangat konstitusi dan semangat Pasal 33 UUD 1945, di mana ekonomi disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan—bukan sebagai arena pertempuran bebas yang hanya melahirkan pemenang tunggal di atas reruntuhan ekonomi rakyat.

Koperasi harus diberdayakan sebagai tulang punggung ekonomi rakyat, usaha swasta diberi ruang untuk inovasi dan penciptaan lapangan kerja, sementara BUMN dibatasi pada sektor-sektor strategis dan vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika tidak, maka perekonomian Indonesia akan terus terjebak dalam pola zero sum game yang menindas, bukan pola ekonomi kolaboratif yang berkeadilan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Basa Basi Membangun Koperasi – Habis Disapu BUMN

Next Post

Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan

Tak Ada Pengusaha Sukses Hasil Pelatihan

Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Dua Menteri dan Hilangnya Arah Koperasi: Dari Teten Masduki ke Budi Arie

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...