• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Duet Besi Amran-Sudaryono: Mengobati Luka, Menggenjot Swasembada

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
April 28, 2025
in Economy, Feature
0
Duet Besi Amran-Sudaryono: Mengobati Luka, Menggenjot Swasembada
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Duet adalah kerja sama erat antara dua orang atau kelompok dalam menyelesaikan suatu proyek atau misi. Dalam konteks pemerintahan, duet merujuk pada kolaborasi dua pejabat negara untuk menciptakan harmoni dan meningkatkan kualitas kinerja. Namun, istilah ini juga banyak digunakan di dunia politik, bisnis, atau bidang lain untuk menggambarkan kerja sama lintas peran yang saling menguatkan.

Ada beberapa alasan mengapa duet diperlukan. Pertama, duet memadukan ide dan gaya berbeda sehingga menciptakan sesuatu yang unik dan menarik. Kedua, duet memungkinkan dua sosok saling melengkapi dan meningkatkan kualitas hasil kerja. Ketiga, duet membangun koneksi dan mempererat hubungan kerja. Keempat, duet dengan sosok pekerja keras atau berpengaruh dapat meningkatkan popularitas dan daya jangkau keduanya. Dan kelima, duet mampu menghadirkan energi baru yang segar dan membangkitkan perhatian publik.

CNN Indonesia merilis, duet Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) merangkap Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog, Sudaryono, menjadi ujung tombak baru dalam menggerakkan mesin pertanian nasional. Strategi keduanya dinilai kompak, cepat, dan terarah.

Kinerja gemilang ini tidak lepas dari kemampuan Sudaryono mengimbangi kecepatan kerja Amran yang terkenal sebagai pekerja keras, penuh dedikasi, dan tidak mengenal waktu. Kombinasi keduanya menciptakan duet efektif untuk mengeksekusi visi besar Presiden Prabowo Subianto: meraih swasembada pangan secepat-cepatnya.

Dalam dunia politik dan pemerintahan, duet seperti ini membawa banyak keunggulan: menghadirkan keseimbangan dalam pengambilan keputusan, memperkaya proses dengan beragam perspektif, serta membangun kemitraan yang kuat dan solid.

Perlu diingat, Kementerian Pertanian sebelumnya sempat mengalami masa-masa kelam. Beberapa pejabat utamanya, termasuk Menteri, Sekjen, dan Direktur di salah satu Direktorat Jenderalnya, tersandung kasus korupsi dan dijebloskan ke penjara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akibatnya, Kementan lumpuh. Banyak pejabat diperiksa sebagai saksi, dan semangat kerja menurun drastis.

Produksi pertanian, termasuk beras, pun ikut anjlok. Badan Pusat Statistik mencatat, produksi beras tahun 2024 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Impor beras bahkan menembus angka 4 juta ton — kondisi yang memalukan bagi negara agraris seperti Indonesia.

Untungnya, Presiden Jokowi saat itu bergerak cepat menunjuk Amran Sulaiman untuk ‘menyembuhkan’ Kementan yang sedang sakit. Amran bukanlah sosok baru; ia pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode pertama pemerintahan Jokowi. Dengan reputasi kerja keras dan kejujurannya, Amran melakukan bersih-bersih internal, menegakkan kembali mental dan moral para pejabatnya.

Setelah transisi kekuasaan ke Presiden Prabowo, Amran Sulaiman kembali dipercaya melanjutkan tugasnya. Kali ini, diperkuat kehadiran Sudaryono sebagai Wakil Menteri. Duet mereka ternyata membuahkan hasil nyata: produksi beras melonjak signifikan, cadangan beras pemerintah meningkat, dan target swasembada kembali dalam jangkauan. Menteri Pertanian bahkan optimistis bahwa pada Mei mendatang, cadangan beras pemerintah akan mencapai 3,3 juta ton.

Apa yang dilakukan Amran-Sudaryono bukan hanya memperbaiki performa kementerian, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Pertanian. Dalam waktu singkat, mereka mampu membangun kembali mental para pejabat untuk meningkatkan kinerja tanpa terjebak praktik tercela.

Namun, catatan kritis tetap ada: setelah sukses dengan beras, mampukah duet ini membawa Indonesia mencapai swasembada pangan secara keseluruhan — dan sekaligus mensejahterakan para petaninya? Inilah pekerjaan rumah besar yang harus segera dijawab.

Presiden Prabowo menargetkan swasembada pangan tercapai dalam tiga tahun ke depan. Sebagai bangsa pejuang, kita optimistis duet Amran-Sudaryono akan mengerahkan segala daya untuk menggapainya. Mereka bukan tipe pemimpin “asal bapak senang”, melainkan pendamping sejati yang siap mengawal, mengawasi, dan mengamankan setiap kebijakan.

Mari kita ikuti langkah mereka.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Harga Bawang Mahal Saja Presiden Harus Bertanggung Jawab, Apalagi Nyawa dan Keadilan

Next Post

Komunikasi Dua Arah yang Terputus: Belajar dari Blusukan Jokowi hingga Monolog YouTube Gibran

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Komunikasi Dua Arah yang Terputus: Belajar dari Blusukan Jokowi hingga Monolog YouTube Gibran

Komunikasi Dua Arah yang Terputus: Belajar dari Blusukan Jokowi hingga Monolog YouTube Gibran

Ijazah Jokowi dan Harapan Rismon yang Patah

Ijazah Jokowi dan Harapan Rismon yang Patah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...