• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home daerah

Dulu Jual Salak untuk Naik Haji, Kini Jual Tanah untuk Bertahan Hidup: Potret Perubahan Wajah Betawi Condet

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
May 5, 2025
in daerah, Komunitas
0
Dulu Jual Salak untuk Naik Haji, Kini Jual Tanah untuk Bertahan Hidup: Potret Perubahan Wajah Betawi Condet
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Mahdi Djakakata Putra

Di tengah hiruk pikuk Jakarta yang terus bergeser, ada satu titik yang dulu begitu subur dan makmur: Condet. Daerah ini dulunya dikenal sebagai penghasil salak, duku, melinjo, kecapi, dan makanan khas Betawi seperti opak. Hasil bumi yang sederhana tapi cukup untuk mengantar warganya menunaikan ibadah haji. Namun kini, cerita itu tinggal kenangan. Salak berganti ruko, dan ONH digantikan surat kuasa jual tanah.

Dalam suasana penuh nostalgia dan haru, DR. M. Nor Kertapati, seorang tokoh Betawi keturunan Arab yang juga dosen Universitas Nasional, menjadi tuan rumah pengajian Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) di kediamannya, Jalan M. Izi, Condet, Jakarta Timur, pada 3 Mei 2025. Acara tersebut juga menjadi momentum menyambut Hari Bangkit PII yang diperingati setiap 4 Mei.

Dalam sambutannya, Bang M. Nor—begitu ia akrab disapa—mengisahkan perjalanannya dari Sumatera Utara ke Jakarta pada tahun 1969. “Dulu hujan nyeker ke DKI, masuk HMI, jadi dosen,” kenangnya. Ia menggambarkan bagaimana hasil bumi Condet bukan hanya menghidupi, tapi juga mengangkat martabat warganya. “Dulu hasil salak, duku, melinjo bisa jadi nafkah hingga ke tanah suci. Sekarang, demi hidup, warga harus jual tanahnya,” katanya getir.

Bang M. Nor mengenang pula masa kecilnya sebagai aktivis PII sejak SD di Medan, saat PII berhadapan langsung dengan represi PKI. Keluarganya bahkan membuka kantor PII Ranting Ahmad Yani dari rumah mereka. Sepupunya, tokoh-tokoh penting seperti Abdul Hamid, M. Sidik (mantan pimpinan pusat DDII), dan Ibrahim Lubis pernah menjadi incaran PKI.

Kini, meski zaman berubah, semangat juang itu tetap hidup di bawah atap yang sama. Dari rumah sewa sederhana pada 2017, Bang M. Nor dan istrinya, Mufidah Said—alumni FORHATI UGM dan Muslimah Bulan Bintang—mendirikan Yayasan Pendidikan Tanfizul Quran Farhani. Lembaga ini kini memiliki aula tiga lantai yang menampung 20 santri, kebanyakan mahasiswa dan pelajar yang mondok gratis dengan syarat tak merokok dan menghafal Alquran. Tempat itu juga menjadi wadah kaderisasi dakwah dan pembinaan mualaf.

Mantan Pimpinan Persaudaraan Journalist Muslim Indonesia, HM Antony, juga memberikan sambutan yang menyentuh. Ia mengaku banyak tercerahkan dari halaqah dan diskusi di rumah Bang M. Nor. “Ngaji di sini menyadarkan saya, ternyata ilmu saya amat sedikit,” ujarnya. Pengalaman di PII, menurutnya, membuat ia percaya diri hingga kini bisa memimpin PJMI (Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia).

Di tengah krisis identitas yang mendera Jakarta, terutama komunitas asli Betawi, rumah sederhana Bang M. Nor di Condet menjadi oase keislaman dan kebudayaan. Para tokoh yang hadir malam itu—di antaranya Ketua Umum KB PII DKI Amir Hamzah, Suratman dari PJMI, Prof. KH Abdul Wahid Maktub-Mantan Dubes Qatar, serta tokoh-tokoh lain—seakan menyatu dalam sebuah ikhtiar untuk merawat nilai-nilai yang nyaris hilang tergerus beton dan kebisingan kota.

Condet hari ini bukan lagi ladang salak, tapi ladang kenangan. Namun dari pengajian kecil itu, kita bisa belajar bahwa semangat keislaman, keilmuan, dan keberpihakan pada rakyat tak boleh ikut tergadai. Jika tanah bisa dijual, semoga tidak dengan jati diri.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur Kalimantan Tengah dan Kapolda Kecam Tindakan Melawan Hukum Atas Penyegelan Dilakukan Ormas

Next Post

Tak Ada Ampun untuk Bangli: Gubernur Jabar Perintahkan Penertiban Ribuan Bangunan di Kali Bekasi

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG
Bencana

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL
Feature

PANEN RAYA: FILOSOFI KEHIDUPAN DAN MARTABAT PETANI

January 25, 2026
OPEN DUMPING: MASALAH YANG DISANGKAL, TAPI TAK PERNAH DIHENTIKAN
daerah

Insinerator Dilarang, Pemprov Jabar Ikuti Arahan KLH: Kasus Motah 65 Jadi Cermin Risiko Teknologi Sampah

January 24, 2026
Next Post
Tak Ada Ampun untuk Bangli: Gubernur Jabar Perintahkan Penertiban Ribuan Bangunan di Kali Bekasi

Tak Ada Ampun untuk Bangli: Gubernur Jabar Perintahkan Penertiban Ribuan Bangunan di Kali Bekasi

Kalimantan: The Lost World

Rasa yang Hilang dari Takhta Khalifah Fil Ardhi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist