• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Gus Yaqut, Bersiaplah!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 21, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
GP Ansor Bereaksi Terkait Rencana PKB Mendisiplinkan Yaqut
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024.

Jakarta – Entah bersiap untuk apa. Mungkin untuk lebih merapikan “persembunyian”-nya agar tak terendus. Sebab setelah pensiun pada 21 Oktober 2024, ia tak pernah muncul lagi ke publik. Tak jelas di mana rimbanya. Seakan hilang ditelan bumi.

Entah bersiap untuk apa. Mungkin untuk klarifikasi dan membela diri dari berbagai isu negatif yang menerpanya.

Entah bersiap untuk apa. Mungkin untuk membela diri di hadapan penegak hukum.

Yang jelas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan akan menaikkan status perkara dugaan korupsi pembagian kuota haji tahun 2024 di Kementerian Agama dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya, sudah ada calon tersangka.

Saat perkara terjadi, yang jadi Menteri Agama adalah Yaqut Cholil Qoumas yang akrab disapa Gus Yaqut atau Gus Men. Maka kini bersiaplah, Gus Yaqut!

Isyarat perkara dugaan korupsi pembagian kuota haji di Kemenag tahun 2024 disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Minggu (20/7/2025).

Adapun dugaan korupsi dalam pembagian kuota haji 2024 bermula dari temuan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR tantang Haji yang dibentuk setelah Tim Pengawas Haji DPR menemukan berbagai persoalan krusial dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 yang diselenggarakan Kemenag.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, dikutip dari sebuah sumber, DPR memutuskan membentuk Pansus Haji untuk meninjau ulang penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 Hijriyah. Pembentukan Pansus Haji ini disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Kamis (4/7/2024).

Pansus menilai Kemenag telah menyalahi aturan dalam pembagian kuota haji tahun 2024. Dugaan pelanggaran tersebut terjadi saat Kemenag menetapkan 221.000 kuota untuk haji reguler dan 20.000 kuota tambahan.

Dari tambahan kuota tersebut, Kemenag membaginya secara merata, yakni masing-masing 10.000 untuk haji reguler dan haji khusus.

Padahal, berdasarkan hasil rapat Panitia Kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), jumlah kuota jamaah haji 2024 telah ditetapkan sebanyak 241.000 orang melalui Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2024. Rinciannya, 221.720 orang untuk jamaah reguler dan 19.280 orang untuk jamaah khusus.

Padahal, Kemenag seharusnya tidak perlu membagi kuota tambahan ke dalam dua kategori. Sebab pembagian tersebut sudah tercantum dalam Keppres mengenai BPIH. Dengan kata lain, kuota tambahan sebanyak 20 ribu sudah masuk dalam total 241.000 jamaah.

Ada indikasi jamaah haji khusus membayar dengan tarif yang cukup tinggi hingga mencapai Rp300 juta seperti tarif haji furoda.

Pun ada jamaah yang keberangkatannya dimajukan dan ada pula yang dimundurkan.

Semua itu menjadi tanggung jawab Kemenag yang saat itu dinahkodai Gus Yaqut.

Sayangnya, saat dipanggil Pansus Haji, tak sekali pun Yaqut datang. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu selalu mangkir. Hingga ia lengser pada 21 Oktober 2024.

Sejumlah pihak akhirnya melaporkan Gus Yaqut ke KPK. Setelah melalui proses yang cukup panjang, termasuk memeriksa ustadz Khalid Basalamah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah, akhirnya KPK segera menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya, sekali lagi, sudah ada calon yang akan dijadikan tersangka.

Apakah tersangka itu Gus Yaqut? Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, KPK akan memanggil bekas Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor ini. Bersiaplah, Gus Yaqut!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PSI Award: Prabowo Layak Menyandang Gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” – Dari “Pembohong” Menjadi Panglima

Next Post

Ijazah Jokowi, Negara Hadir Menjadi Pengacara

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Klarifikasi Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Adanya Permintaan Rp 598 Juta dalam Seleksi Polwan

Ijazah Jokowi, Negara Hadir Menjadi Pengacara

Plang Satgas PKH di Kantor Perkebunan PT RSUP Pulau Burung: Legalitas Dipertanyakan, Aktivitas Tetap Berjalan

Plang Satgas PKH di Kantor Perkebunan PT RSUP Pulau Burung: Legalitas Dipertanyakan, Aktivitas Tetap Berjalan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...