• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

PSI Award: Prabowo Layak Menyandang Gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” – Dari “Pembohong” Menjadi Panglima

Ali Syarief by Ali Syarief
July 21, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Politik
0
PSI Award: Prabowo Layak Menyandang Gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” – Dari “Pembohong” Menjadi Panglima
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pada tahun 2018, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meluncurkan sebuah acara bertajuk “PSI Awards: Penghargaan Kepalsuan”. Dalam nuansa satir, acara tersebut dimaksudkan untuk mengkritik tokoh-tokoh publik yang dianggap kerap menyebarkan informasi menyesatkan atau kebohongan dalam ruang demokrasi. Salah satu penerima “penghargaan” tersebut adalah Prabowo Subianto—saat itu merupakan Ketua Umum Partai Gerindra dan rival politik Joko Widodo dalam Pemilu 2019.

PSI menilai Prabowo layak menyandang gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” karena sejumlah pernyataan bombastis yang dinilai tidak akurat, salah satunya adalah klaim bahwa 99 persen rakyat Indonesia hidup dalam keadaan miskin. Bagi PSI, pernyataan semacam itu tidak hanya keliru secara data, tetapi juga merupakan bentuk manipulasi emosi publik dengan narasi pesimistis. Grace Natalie, Ketua Umum PSI waktu itu, secara terbuka menegaskan bahwa penghargaan itu adalah kritik terhadap gaya politik lama yang sarat kepalsuan dan retorika tanpa dasar.

Namun, waktu membalikkan segala sesuatu. Prabowo, yang pernah mereka cap sebagai pembohong, kini justru dielu-elukan sebagai tokoh yang didukung habis-habisan oleh PSI dalam Pilpres 2024. Dan lebih ironisnya lagi, dalam sebuah pidato publik, Prabowo bahkan mengklaim bahwa Grace Natalie pernah menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota Partai Gerindra.

Pernyataan itu sontak membuat publik tercekat. Betapa tidak: seorang pemimpin partai yang pernah secara frontal mengkritik Prabowo, kini disebut oleh Prabowo sendiri ingin bergabung dengannya. Apakah ini tanda bahwa PSI telah kehilangan arah ideologisnya? Atau, seperti yang diyakini sebagian kalangan, PSI hanya sedang mencari pelampung kekuasaan demi eksistensi politik di tengah persaingan yang brutal?

Apa pun jawabannya, narasi ini menunjukkan betapa cepat dan drastisnya transformasi politik bisa terjadi di Indonesia. Prabowo, dari tokoh yang dijauhi oleh kalangan muda progresif, kini menjadi magnet bagi partai-partai yang dahulu menggambarnya sebagai ancaman demokrasi. Sementara PSI, yang lahir dengan semangat anti-politik tua dan menjunjung politik bersih, kini berada dalam pelukan tokoh yang pernah mereka sebut “pembohong”.

Tentu, politik adalah seni kemungkinan. Tetapi ketika prinsip-prinsip dikorbankan atas nama strategi, maka yang tersisa hanyalah kemasan tanpa isi. Demokrasi kita bisa kehilangan daya kritis jika partai-partai seperti PSI memilih untuk menelan kembali ludah mereka sendiri, demi sekadar mendapatkan tempat di meja kekuasaan.

Penghargaan kepada Prabowo sebagai “Pembohong” kini bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga cermin bagi publik: bahwa dalam politik, seringkali tidak ada kebenaran abadi—hanya kepentingan yang berganti-ganti baju.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik

Next Post

Gus Yaqut, Bersiaplah!

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
GP Ansor Bereaksi Terkait Rencana PKB Mendisiplinkan Yaqut

Gus Yaqut, Bersiaplah!

Klarifikasi Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Adanya Permintaan Rp 598 Juta dalam Seleksi Polwan

Ijazah Jokowi, Negara Hadir Menjadi Pengacara

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...