• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kejaksaan: Antara Nadiem dan Silverster

Ali Syarief by Ali Syarief
September 6, 2025
in Feature, Law
0
Nadiem Makarim Ditahan Kejagung: Dari Reformasi Pendidikan ke Jeruji Besi Korupsi Laptop
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Hukum, kata orang, adalah kepastian. Tapi di negeri ini, hukum lebih sering tampak sebagai sungai. Ia mengalir, tapi bisa dibelokkan. Bisa dibendung. Bisa pula dibiarkan kering di satu tempat, sementara di tempat lain ia mengalir deras, menghanyutkan siapa saja yang kebetulan berada di jalurnya.

Nadiem Makarim adalah salah satu yang terseret arus itu. Baru ditetapkan sebagai tersangka, ia langsung ditahan. Seolah hukum adalah banjir yang datang tiba-tiba: melindas, tanpa memberi kesempatan menyingkir. Kita tahu, ada yang disebut praduga tak bersalah. Tapi, di hadapannya, frasa itu hanya terdengar seperti doa yang tak sampai ke langit.

Lalu kita melihat Silverster. Ia sudah divonis bersalah, bahkan putusan itu inkrah—final dan mengikat. Tapi ia tidak tenggelam dalam arus. Ia justru seperti ikan yang bisa berenang bebas, tak tersentuh gelombang. Padahal air seharusnya menyapunya, menggiringnya ke muara yang bernama keadilan.

Di titik ini, sungai hukum bukan lagi air yang jernih. Ia keruh. Kita sulit membaca dasar alirannya. Siapa yang ditelan, siapa yang dibiarkan, tampaknya bukan lagi soal benar atau salah, melainkan soal siapa yang punya perahu, siapa yang bisa menepi, siapa yang bisa melawan arus dengan jaring kekuasaan.

Kejaksaan, di hadapan publik, seakan menjelma panggung: satu orang digiring cepat ke jeruji, sementara satu lagi dibiarkan menunda takdirnya. Keadilan berubah menjadi tontonan. Ia dipertontonkan bukan untuk menguatkan keyakinan kita, tapi untuk menegaskan absurditas itu sendiri.

Ada yang berkata, ini hanya soal teknis. Prosedur. Administrasi. Tapi bukankah alasan teknis adalah kata lain dari kelalaian yang disengaja? Bukankah prosedur sering jadi selubung bagi pilih kasih?

Kita pun mengingat sebuah kalimat lama: hukum adalah janji. Janji bahwa siapa pun sama di hadapannya. Tapi janji itu ternyata mudah dikhianati. Nadiem dan Silverster adalah buktinya: satu yang baru dituduh, langsung dibelenggu; satu yang sudah terbukti, tetap berkeliaran.

Seperti hujan yang turun tak merata, hukum pun jatuh dengan timpang. Ada tanah yang banjir, ada tanah yang tetap kering. Dan kita, rakyat, hanya bisa menengadah, bertanya: keadilan itu sesungguhnya hujan ataukah fatamorgana?

Goenawan pernah menulis, “Yang berkuasa selalu bisa menentukan siapa yang salah lebih dulu.” Kini kita melihat kalimat itu menjelma kenyataan. Yang satu dipaksa masuk ke dalam definisi salah lebih cepat, yang lain ditunda, seakan-akan kesalahannya tak pernah benar-benar ada.

Barangkali, di sini kita sampai pada sebuah kesadaran pahit: hukum bukanlah pohon yang tumbuh dengan akar yang kokoh, melainkan batang bambu yang bisa dilenturkan, diarahkan, bahkan dipatahkan.

Dan mungkin, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan hanyalah menggantungkan pertanyaan itu, sekali lagi:

Jika hukum adalah sungai yang bisa dibelokkan sesuka hati, masihkah kita percaya ia akan sampai ke muara yang bernama keadilan?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kontras Catat 10 Orang Hilang Usai Demo Agustus 2025, Diduga Ada Praktik Penghilangan Paksa

Next Post

Pemerintah Terima Puluhan Perwakilan Mahasiswa di Istana Negara, Ini yang Dibahas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Pemerintah Terima Puluhan Perwakilan Mahasiswa di Istana Negara, Ini yang Dibahas

Pemerintah Terima Puluhan Perwakilan Mahasiswa di Istana Negara, Ini yang Dibahas

Legislative dan Eksekutif Mulai Membuka Diri: Jalan Menuju “Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran”

Legislative dan Eksekutif Mulai Membuka Diri: Jalan Menuju “Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran”

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist