• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kerusuhan Pecah di Puncak Jaya Setelah Penembakan 3 Warga Asli Papua yang Dituding Anggota OPM

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 21, 2024
in Crime, News
0
Kerusuhan Pecah di Puncak Jaya Setelah Penembakan 3 Warga Asli Papua yang Dituding Anggota OPM
Share on FacebookShare on Twitter

Puncak Jaya, Fusilatnews.– (21 Juli, 10:00 WIT) – Kerusuhan melanda Puncak Jaya, Papua, setelah penembakan tiga warga asli Papua yang diduga sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh aparat keamanan pada hari Jumat. Insiden ini memicu protes dan bentrokan antara warga dan aparat, yang menyebabkan situasi semakin memanas.

Menurut laporan dari saksi mata, ketiga warga tersebut ditembak dalam operasi yang dilakukan oleh aparat keamanan di distrik Tingginambut, Puncak Jaya. Aparat mengklaim bahwa mereka adalah anggota OPM yang terlibat dalam kegiatan separatis dan memiliki senjata api.

“Kami menerima informasi bahwa ketiga orang tersebut adalah bagian dari kelompok bersenjata yang sering melakukan serangan terhadap pos keamanan dan masyarakat setempat,” kata Kapolda Papua dalam konferensi pers. “Operasi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini.”

Namun, penembakan ini memicu kemarahan warga setempat yang menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Ratusan warga turun ke jalan, membakar ban, dan melempari batu ke arah aparat keamanan. Bentrokan tidak terhindarkan, dengan aparat menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa.

“Ini adalah tindakan brutal yang tidak bisa diterima. Mereka adalah warga sipil yang tidak bersalah,” ujar seorang tokoh masyarakat Papua yang tidak ingin disebutkan namanya. “Kami menuntut keadilan dan penyelidikan atas kejadian ini.”

Situasi di Puncak Jaya semakin tegang dengan adanya peningkatan kehadiran aparat keamanan di wilayah tersebut. Toko-toko dan sekolah-sekolah ditutup sementara waktu untuk menghindari risiko kekerasan lebih lanjut. Pemerintah setempat menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua telah mengirimkan tim untuk menyelidiki insiden ini. “Kami akan memastikan bahwa setiap tindakan yang melanggar hak asasi manusia akan diusut tuntas. Semua pihak harus menghormati hukum dan hak asasi manusia,” kata Ketua Komnas HAM Papua.

Kerusuhan ini menjadi sorotan nasional dan internasional, dengan berbagai organisasi hak asasi manusia menyerukan penyelidikan independen. Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus ini.

“Kekerasan bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah di Papua. Dialog dan pendekatan damai harus diutamakan,” kata seorang aktivis hak asasi manusia.

Pemerintah pusat di Jakarta juga menyatakan keprihatinannya atas insiden ini dan berjanji akan mengawasi perkembangan situasi di Puncak Jaya dengan ketat. “Kami akan memastikan bahwa hukum ditegakkan dan tidak ada tindakan yang melanggar hak asasi manusia,” ujar juru bicara pemerintah.

Sementara itu, warga Puncak Jaya berharap agar situasi segera membaik dan keadilan ditegakkan bagi ketiga korban penembakan tersebut.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Paparan Dini Perangkat Digital Berdampak Serius pada Perkembangan Emosional Anak

Next Post

Houthi Peringatkan Israel Akan ‘Membayar akibatnya’ Setelah Serangan di Pelabuhan Yaman

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global
Birokrasi

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!
Crime

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik
Crime

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
Next Post
Houthi Peringatkan Israel Akan ‘Membayar akibatnya’ Setelah Serangan di Pelabuhan Yaman

Houthi Peringatkan Israel Akan 'Membayar akibatnya' Setelah Serangan di Pelabuhan Yaman

MITOS NEGARA HUKUM : Panca-Sila Sampah

MITOS NEGARA HUKUM : Panca-Sila Sampah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist