• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Ketika Korupsi Terpisah dari Agama

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 17, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Kemenag Ungkap Alasan Tak Undang Muhammadiyah di Sidang Isbat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Selain dicegah keluar negeri, rumah kediaman bekas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta Timur juga digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi pembagian kuota haji tahun 2024 di Kementerian Agama. Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, sehingga sudah ada calon tersangkanya. Apakah calon tersangka itu Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, jika Gus Yaqut menjadi tersangka, maka Menteri Agama terlibat korupsi akan “hattrick” atau “menang” tiga kali berturut-turut. Dua menag sebelumnya, yakni Said Agil Husein Al Munawar dan Suryadharma Ali juga terlibat korupsi.

Said Agil terlibat korupsi Dana Abadi Umat (DAU). Suryadharma terlibat korupsi dana penyelenggaraan haji dan dana operasional menteri. Adapun kasus korupsi di Kemenag saat ini menyangkut pembagian kuota haji yang merugikan negara hingga 1 triliun rupiah.

Mengapa korupsi terjadi di Kemenag? Bukankah kementerian ini mengurus soal agama? Bukankah semua agama mengharamkan korupsi, termasuk Islam?

Bila berkaca pada hukum Islam, hukuman untuk seorang pencuri adalah potong tangan. Korupsi berarti mencuri. Mencuri uang rakyat atau negara.

Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri pernah bersabda, jika Fatimah putrinya kedapatan mencuri, maka beliau sendiri yang akan menghukumnya dengan cara memotong tangan Fatimah.

Begitu kerasnya Islam melarang pemeluknya mencuri. Tapi mengapa masih banyak umat Islam yang mencuri atau korupsi?

Lebih parah lagi adalah korupsi proyek pengadaan mushaf Al Quran di Kemenag yang melibatkan pejabat Kemenag Ahmad Jauhari dan anggota DPR Zulkaraen Djabbar bersama putranya. Bagaimana itu bisa terjadi?

Korupsi seolah terpisah dari agama. Seolah tak ada larangan korupsi dari agama. Agama apa pun. Sebab, tokoh agama selain Islam juga ada yang korupsi.

Seakan tak ada kristalisasi nilai-nilai agama pada diri mereka yang korupsi. Seakan tak ada korelasi antara agama dan korupsi.

Jika mereka yang melakukan korupsi itu melaksanakan ajaran agamanya, salat misalnya, berarti mereka memiliki kesalehan individu. Hubungan mereka dengan Tuhan-nya atau “hablun minallah” demikian baik.

Namun ketika sudah menyangkut “hablun minannas” atau hubungan antar-sesama manusia, di sinilah persoalannya. Hubungan mereka yang korupsi dengan manusia lainnya patut dipertanyakan. Tak ada kesalehan sosial.

Sebab, korupsi berarti merampas hak sesama manusia. Anggaran yang mestinya buat umat, misalnya, mereka korupsi.

Dus, kesenjangan antara hablun minallah dan hablun minannas begitu terjal. Kesenjangan antara kesalehan individu dan kesalehan sosial begitu menganga. Tak semua orang yang memiliki kesalahan individu otomatis memiliki kesalehan sosial. Kalau memiliki kesalehan sosial, otomatis mereka tak akan korupsi. Sebab mereka menjaga hak orang lain.

Kesenjangan antara kesalehan individu dan kesalehan sosial inilah yang memunculkan fenomena cukup menarik. Saat semangat keagamaan menyala-nyala, di saat yang sama semangat untuk korupsi juga berkobar-kobar. Semangat 45.

Setiap Ramadan, misalnya, masjid, musala dan surau di seluruh pelosok Indonesia selalu penuh sesak oleh orang-orang yang sedang beribadah setiap malam. Begitu pun masjid di setiap hari Jumat.

Gereja pun demikian. Penuh sesak oleh umat yang sedang beribadah di setiap hari Minggu.

Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu negara dengan penduduk paling religius di dunia.

Lantas, mengapa korupsi di Indonesia juga merajalela? Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara paling korup di dunia.

Alhasil, seolah korupsi terpisah dari agama. Seakan tak ada korelasi antara korupsi dan agama. Korupsi berdiri sendiri. Di ranah sendiri. Agama juga berdiri sendiri. Di ranah sendiri.

Sampai kapankah fenomena tersebut terjadi?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yusuf Mansur : Dagang Ayat, Jualan Doa

Next Post

Yusuf Mansur: Televangelist Ala Indonesia

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Yusuf Mansur: Televangelist Ala Indonesia

Yusuf Mansur: Televangelist Ala Indonesia

Selamat Menghirup Udara Bebas, Pak Setnov!

Selamat Menghirup Udara Bebas, Pak Setnov!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...