• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketua MPR RI Bamsoet Mengundang DR. Amin Rais: Analisis Kritis Terhadap Sistem Politik Indonesia yang Amburadul

Ada Dilema Yang Tak Terurai - Rusak Sejak Jokowi Berkuasa

Ali Syarief by Ali Syarief
June 7, 2024
in Feature, Politik
0
Ketua MPR RI Bamsoet Mengundang DR. Amin Rais: Analisis Kritis Terhadap Sistem Politik Indonesia yang Amburadul
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), baru-baru ini mengundang mantan Ketua MPR, DR. Amin Rais, untuk meminta penjelasan mengenai alasan di balik amandemen UUD 1945. Pak Amin menjelaskan bahwa amandemen tersebut, yang berujung pada sistem pemilihan presiden langsung, dilakukan dengan harapan dapat mengeliminasi praktik money politics. Namun, di luar dugaan, praktik tersebut justru tetap terjadi, bahkan mungkin lebih marak. Itulah mengapa Amin Rais kini mendukung wacana pengembalian pemilihan presiden ke tangan MPR, yang dipilih oleh kelompok kecil.

Namun, pertanyaan yang muncul adalah: bukankah lebih mudah mengelola kelompok kecil daripada masyarakat luas? Inilah dilema dan paradoks bangsa Indonesia yang telah kehilangan integritasnya, terutama sejak pemerintahan Jokowi berkuasa.

Analisis Kritis: Sistem Politik yang Amburadul

  1. Money Politics dalam Pilpres Langsung
    Salah satu argumen utama untuk amandemen UUD 1945 dan penerapan pilpres langsung adalah untuk memperkuat demokrasi dan mengurangi korupsi. Namun, kenyataannya, praktik money politics masih merajalela. Kandidat dengan dana besar memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pemilu, bukan karena visi dan misinya, tetapi karena kemampuan mereka untuk membeli suara. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang ada belum mampu menjamin pemilu yang bersih dan adil.

  2. Dilema Kembali ke Sistem MPR
    Mengembalikan pemilihan presiden kepada MPR mungkin terlihat sebagai solusi untuk mengurangi money politics. Namun, mengelola kelompok kecil seperti anggota MPR juga memiliki risiko tinggi terhadap korupsi dan manipulasi. Dalam kelompok kecil, praktik lobi dan suap justru lebih mudah terjadi karena interaksi yang lebih intens dan tertutup. Dengan demikian, wacana ini tidak sepenuhnya bebas dari masalah yang sama dengan pemilihan langsung.

  3. Krisis Integritas

Krisis integritas yang disebutkan oleh Amin Rais mencerminkan masalah yang lebih dalam dalam sistem politik Indonesia. Ketidakmampuan untuk menghilangkan praktik korupsi dan money politics, baik dalam sistem pemilihan langsung maupun tidak langsung, menunjukkan bahwa masalah utama terletak pada integritas para aktor politik dan lembaga yang seharusnya mengawasi dan menegakkan aturan.

  1. Konon Berhasil Membangun Infrastruktur, Namun Tidak Otomatis Terkait dengan Pertumbuhan Ekonomi**
    Pemerintahan Jokowi sering disebut-sebut berhasil dalam membangun infrastruktur, seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan. Namun, keberhasilan ini tidak serta-merta berhubungan langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Banyak proyek infrastruktur yang memang telah rampung, namun dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi masih diperdebatkan. Infrastruktur yang dibangun sering kali tidak diimbangi dengan kebijakan ekonomi yang mampu mengoptimalkan penggunaannya, sehingga tidak menghasilkan efek multiplier yang maksimal.

Kesimpulan

Paradoks yang dihadapi bangsa Indonesia dalam memilih antara pilpres langsung atau tidak langsung mencerminkan kompleksitas masalah yang dihadapi. Tidak ada sistem yang sempurna tanpa integritas dan komitmen kuat dari seluruh elemen bangsa untuk menciptakan pemilu yang bersih dan adil. Reformasi politik yang menyeluruh, penegakan hukum yang tegas, dan peningkatan pendidikan politik bagi masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi krisis integritas dan membangun demokrasi yang lebih sehat.

Hanya dengan demikian, harapan untuk menghilangkan praktik money politics dan korupsi dapat terwujud, membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan bermartabat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Program Jokowi TAPERA Disesalkan Menterinya Basuki

Next Post

Nasabah Taperum Bertahun – Tahun Menabung Tak Memperoleh Imbal Hasil, Bagaimana Tapera?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Misi Mata-mata Prabowo di BGN
Feature

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026
Feature

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Next Post
Nasabah Taperum Bertahun – Tahun Menabung Tak Memperoleh Imbal Hasil, Bagaimana Tapera?

Nasabah Taperum Bertahun - Tahun Menabung Tak Memperoleh Imbal Hasil, Bagaimana Tapera?

KPK Sita Puluhan Mobil Mewah Milik Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widya Sari

KPK Sita Puluhan Mobil Mewah Milik Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widya Sari

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist