• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menyorot Sisi Terang Pendidikan Pesantren

fusilat by fusilat
September 19, 2022
in Feature
0
Menyorot Sisi Terang Pendidikan Pesantren

Santri di pondok pesantren. (Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Sriwiyanti

Jakarta – Wajah pesantren belakangan ini tercoreng oleh maraknya kasus tindak pidana, mulai dari pelecehan seksual, kekerasan, hingga bullying yang merenggut nyawa. Masifnya tragedi ini mengaburkan kejernihan latar belakang dan fungsi pesantren di masa lalu. Padahal, salah satu institusi keagamaan yang turut mengawali berdirinya bangsa Indonesia adalah pesantren. Dimulai sejak masa kolonial, berbagai peran pesantren tak bisa dilepaskan dari perkembangan bangsa, terutama dalam isu pendidikan.

Sudut pandang pesantren terhadap pendidikan dipotret dari sisi yang istimewa, yaitu kaitannya dengan aspek spiritualitas, di mana tugas melaksanakan pendidikan dipandang sebagai bentuk ibadah, bukan untuk urusan duniawi semata. Sehingga dalam menjalankan proses kegiatan belajar mengajar, ada sikap ikhlas dan mengharap rida Allah sebagai wujud nyata aspek transendental.

Di sisi lain, pondok pesantren juga secara khusus mendalami berbagai cabang ilmu pengetahuan agama. Hal ini menjadi poin penting yang membedakannya dengan pendidikan umum. Sehingga tak dapat dipungkiri bahwa pesantren juga merupakan mercusuar pendidikan yang mampu melahirkan cendekiawan muslim yang ahli dalam berbagai bidang keilmuan, baik sains maupun sosial, baik di kancah nasional maupun internasional.

Secara lebih rinci, ketika membangun sebuah konklusi tentang peran pesantren perlu dilakukan asesmen pada output dari pesantren itu sendiri, yaitu sistem pembelajaran. Pesantren dengan kurikulum komprehensif yang menitikberatkan pada keseimbangan kajian Islam dan ilmu umum, serta penerapan kedisiplinan dan pola hidup disiplin, dapat menstimulasi lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas. Terutama melalui berbagai stimulasi yang menyasar beberapa aspek.

Kecerdasan Intelektual dan Emosional

Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, pesantren berfungsi membangun dan mengembangkan kecerdasan intelektual dan emosional secara bersamaan. Intelektualitas diasah melalui transfer keilmuan dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan agama hingga keilmuan umum, termasuk teknologi. Bahkan, tak sedikit pesantren modern yang bertransformasi membangun peradaban unggul.

Selain itu, santri juga tidak gagap dalam menghadapi perubahan perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk revolusi industri 4.0. Sebab, ada keseimbangan proses pembelajaran di pesantren melalui program enjoyable learning (belajar menyenangkan) dengan stimulasi aspek spiritualitas, sehingga mampu melahirkan insan pesantren dengan intelektualitas yang mumpuni.

Sedangkan dari sisi perkembangan emosional, pesantren mampu menjadi wadah yang dapat melatih kemampuan kontrol diri (self-control) melalui penerapan berbagai kedisiplinan maupun penanaman kesadaran diri (self-awareness). Salah satu sikap yang dapat dianalisis secara eksplisit tertuang dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Darojat (2015), di mana kebiasaan puasa sunah Senin dan Kamis pada santri berkorelasi tinggi dengan kecerdasan emosional, terutama dalam kaitannya dengan kemampuan mengontrol id atau dorongan dasar manusia.

Mengkader Pemimpin Bangsa

Sebagai basis pendidikan Islam di Indonesia, pesantren memiliki sejarah panjang dalam mengkader pemimpin bangsa. Terlebih dalam menjalankan fungsinya sebagai solusi atas kebobrokan moralitas pemimpin dewasa ini. Tidak bisa dipungkiri, tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia begitu masif. Beberapa faktor penyebabnya adalah sikap toleran yang salah kaprah pada pelaku korupsi, tidak transparannya para pimpinan instansi, rendahnya komitmen menangani korupsi, maupun lemahnya koordinasi antaraparat penegak hukum.

Selain itu, penyebab utamanya tentu saja rendahnya kemampuan kontrol diri dari para pemangku kebijakan yang memegang amanah suatu jabatan publik. Oleh karena itu, rahim pesantren diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin profetik, yaitu kepemimpinan ala nabi. Di mana pemimpin mampu memberikan pengaruh yang kuat karena telah mempraktikkan apa yang dipengaruhkan dalam kehidupannya sendiri. Hal ini sebagai wujud dari jiwanya yang telah tercerahkan.

Dengan kata lain, proses mempengaruhi dilakukan atas dasar keteladanan. Kepemimpinan ini terdiri atas empat dimensi utama yang meliputi sidik atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, tablig atau menyampaikan kebenaran, dan fatanah atau cerdas.

Karakteristik kepemimpinan profetik bukan hal mustahil untuk diciptakan di institusi pesantren. Terlebih dengan pendidikan karakter yang begitu melekat dalam kurikulum pembelajaran bagi santri. Implementasi pendidikan karakter juga terinternalisasi melalui keteladanan dari para kiai, ustaz, atau tuan guru, yang memang mumpuni dalam bidang agama, pengasuh asrama yang berinteraksi dengan intensif, guru kelas, dan para pembimbing yang ada di lingkungan pondok pesantren.

Pendisiplinan Positif

Anak-anak dan remaja yang menempuh pendidikan pesantren diasumikan memiliki kemandirian yang tercipta melalui rutinitas dan pendisiplinan positif yang ketat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Noor (2015) menemukan tiga hal penting yaitu; pertama, sistem pendidikan pesantren yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan keterkaitan yang erat antara semua komponen dapat meningkatkan kemandirian santri.

Kedua, sistem pembelajaran dengan menggunakan kegiatan dialogis, partisipatif-andragogis, menunjukkan adanya peningkatan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kemandirian. Ketiga, kemandirian terlihat dalam aspek emosional, perilaku, dan nilai yang tercermin pada peningkatan kepribadian seperti memiliki tanggung jawab, disiplin, tidak bergantung pada orang lain, semangat berprestasi, ulet dan gigih, percaya diri, serta peningkatan partisipasi dalam kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat.

Di sisi lain, serangkaian tugas dan tanggung jawab seorang santri beririsan dengan kecenderungan untuk menjaga komitmen dan persistensi, terutama melalui aturan-aturan yang padanya melekat reward dan punishment dalam batas normal. Tak hanya itu, santri yang notabene jauh dari orangtua membuatnya harus berani menghadapi dan menyelesaikan tantangannya sendiri tanpa intervensi yang berlebihan dari pihak lain. Tentu dengan bimbingan dan arahan dari pengasuh pondok, guru, maupun pembelajaran yang diterima. Pada situasi semacam ini, sikap mandiri dan tangguh dapat distimulasi.

Akhirnya, meskipun saat ini pesantren tengah berada dalam pusaran berita buruk karena beragam kasus. Namun, pesantren tetap memiliki sisi terang yang patut disoroti. Terutama perannya dalam mewujudkan pendidikan yang terintegrasi, melakukan pembaharuan, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan tanpa melupakan visi utama sebagai pencetak insan dengan kematangan intelektual dan emosional, berkepribadian tangguh, serta berpotensi menjadi pemimpin profetik di masa depan.

Sriwiyanti mahasiswa Master of Educational Psychology, UNISZA, Malaysia

Dikutip Detik.com Jumat 16 September 2022


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenaikan Harga BBM, Kebijakan Blunder Nan Fatal

Next Post

Jubir PKS Serang Balik Hasto: Fakta Kepala Daerah PDIP Banyak Korupsi

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Jubir PKS Serang Balik Hasto: Fakta Kepala Daerah PDIP Banyak Korupsi

Jubir PKS Serang Balik Hasto: Fakta Kepala Daerah PDIP Banyak Korupsi

KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!

Penggembos-penggembos PDIP Itu! 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist