Kekerasan di Tepi Barat yang diduduki telah memburuk selama beberapa bulan terakhir di tengah penggerebekan Israel terhadap kamp-kamp pengungsi di wilayah tersebut, serangan mematikan oleh pemukim Yahudi di desa-desa Palestina, dan serangan jalanan Palestina terhadap warga Israel.
Fusilatnews – AFP – Sedikitnya dua pemuda Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka setelah pasukan militer Israel melakukan serangan besar-besaran ke kamp pengungsi di bagian utara Tepi Barat yang diduduki, kata sumber medis.
Kantor berita resmi Palestina WAFA mengatakan bentrokan sengit terjadi pada Ahad (24/9 ) pagi setelah tentara Israel menyerbu kamp Nur Shams, yang terletak tiga kilometer sebelah timur Tulkarem.
Pejabat kesehatan mengatakan Usaid Farhan Abu Ali Jabaawi, 21 tahun, dan Abdulrahman Suleiman Abu Daghash, 32, dilarikan ke Rumah Sakit Pemerintah Martir Dr. Thabet Thabet di Tulkarm dengan peluru di kepala mereka.
Mereka dinyatakan meninggal tak lama setelah tiba di pusat medis, kata mereka.
Kekerasan di Tepi Barat yang diduduki telah memburuk selama beberapa bulan terakhir di tengah penggerebekan Israel terhadap kamp-kamp pengungsi di wilayah tersebut, serangan mematikan oleh pemukim Yahudi di desa-desa Palestina, dan serangan jalanan Palestina terhadap warga Israel.
Kantor berita Prancis AFP melaporkan bahwa dua orang yang terbunuh di Jericho menambah jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel sepanjang tahun ini menjadi 216 orang.
Sekitar 28 warga Israel, satu warga Ukraina dan satu warga Italia juga tewas, menurut penghitungan AFP yang dikumpulkan dari sumber resmi kedua pihak.
Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar AFP mengenai pembunuhan terbaru tersebut.
Sumber : AFP
























