• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pemagaran Laut Tanah Timbul: Benang Merah Alih Isu PSN PIK 2

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 18, 2025
in Crime, Feature
0
Pembangunan Masjid di PIK 2: Antara Kepentingan Spiritual dan Kepentingan Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik

Dukungan Suara Terhadap Presiden Prabowo Masih Kurang Signifikan

Salah satu dasar hukum terkait hapusnya hak atas tanah akibat proses alam tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Proses alam ini, seperti erosi atau abrasi, menyebabkan terbentuknya tanah timbul yang statusnya secara hukum menjadi dikuasai oleh negara.

Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa tanah timbul sering kali berubah status menjadi tanah yang memiliki surat keterangan seperti girik, hibah, atau jual beli, hingga akhirnya diperjualbelikan. Bahkan, dalam beberapa kasus, tanah tersebut dikonversi menjadi sertifikat hak milik (SHM), baik secara sah maupun melalui cara-cara yang tidak sesuai aturan.

Status tanah timbul ini dapat berasal dari proses abrasi yang menghilangkan daratan, atau dari tanah ulayat yang terkikis oleh air laut. Untuk menentukan status tanah secara jelas, Badan Pertanahan Nasional (BPN) perlu dilibatkan, terutama dalam menegaskan batas wilayah berdasarkan peta besar daerah pesisir, seperti di Pesisir Utara Pulau Jawa.

Pemagaran Laut Sebagai Alih Isu PSN PIK 2
Fenomena pemagaran laut di kawasan PIK 2 dapat dilihat sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai protes dan penolakan masyarakat terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Kritik yang deras terhadap proyek ini diduga mendorong para pelaksana kebijakan untuk menciptakan narasi baru yang dapat meredam gejolak publik.

Lebih jauh lagi, proyek pemagaran laut ini menjadi bagian dari strategi alih isu politik yang tidak terlepas dari berbagai kegagalan pemerintahan Jokowi selama satu dekade terakhir. Dari masalah seperti proyek IKN yang mangkrak, mobil Esemka yang gagal menjadi produk unggulan, hingga berbagai janji politik yang tidak terealisasi, semua ini berpotensi “disulap” melalui narasi pengalihan isu seperti pemagaran laut.

Tuntutan Publik dan Masa Depan Demokrasi
Di tengah berbagai kritik terhadap pemerintahan Jokowi, dukungan publik kepada Prabowo Subianto sebagai figur oposisi dinilai masih kurang signifikan. Sebagai calon pemimpin, Prabowo perlu menunjukkan keberanian dan konsistensi dalam menghadapi oligarki serta kepentingan politik sisa-sisa kekuasaan Jokowi. Dalam hal ini, filosofi fiat justicia ruat caelum—”keadilan harus ditegakkan walau langit runtuh”—harus menjadi pegangan utama.

Prabowo juga tampaknya memberi sinyal kepada rakyat untuk bergerak lebih aktif. Pernyataan melalui para pendukungnya, seperti Nusron Wahid, menunjukkan ajakan untuk menghadirkan kekuatan massa yang nyata sebagai bentuk dukungan moral. Dengan kata lain, perjuangan politik ini tidak cukup hanya dilakukan melalui wacana, melainkan perlu aksi nyata yang masif dan terorganisasi.

Kesimpulan
Pemagaran laut di kawasan PIK 2 hanyalah satu dari sekian banyak isu yang mencerminkan manipulasi kebijakan dalam pemerintahan saat ini. Rakyat memiliki peran penting untuk memastikan bahwa suara mereka benar-benar terdengar, baik melalui protes maupun keterlibatan aktif dalam proses demokrasi. Akhirnya, hanya dengan kekuatan kolektif rakyat, keadilan dapat ditegakkan dan masa depan bangsa dijaga dari pengaruh oligarki dan manipulasi politik.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diganti Pembelajaran di Bulan Ramadhan, Sekolah tidak Diliburkan

Next Post

HIPNOTIS BERAS

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
KEMANA ARAH KETAHANAN PANGAN KE DEPAN ?

HIPNOTIS BERAS

Di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi di Solo: Upaya Penyelamatan atau Penangkapan Budi Arie?

Prabowo Mulai Berani Lawan Jokowi, Ini Buktinya!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...