• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Penjarahan Emas di Tumpang Pitu: Elite Cuan, Alam dan Rakyat Menangis

fusilat by fusilat
December 21, 2025
in Crime, Lingkungan Hidup
0
Penjarahan Emas di Tumpang Pitu: Elite Cuan, Alam dan Rakyat Menangis
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Malika Dwi Ana

Banyuwangi, 21 Desember 2025 – Gunung Tumpang Pitu, yang dulu menjadi benteng alami pantai selatan Banyuwangi dari tsunami dahsyat 1994, kini berubah menjadi lubang raksasa. PT Bumi Suksesindo (BSI), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), terus menggerogoti bukit suci itu demi emas. Di tengah rally harga emas global yang mendorong saham MDKA naik hingga level Rp2.500-an sepanjang 2025, masyarakat nelayan dan petani di sekitar Pantai Pulau Merah, Pancer, dan Mustika hanya kebagian polusi, longsor, dan ancaman banjir lumpur.

Tambang ini bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan simbol kegagalan sistemik Indonesia: elite bersekongkol menjarah sumber daya alam, sementara rakyat menanggung risikonya. Setelah banjir bandang mematikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang menewaskan ratusan orang akhir 2025, warganet ramai-ramai menyandingkan citra satelit kawasan gundul Tumpang Pitu sebagai “bom waktu” serupa.

Perizinan Penuh Celah, dari Orde Baru hingga Kini

Proses perizinan Tumpang Pitu berawal dari era Orde Baru tahun 1991. Puncak kontroversi terjadi pada 2012, ketika Bupati Abdullah Azwar Anas menerbitkan IUP Operasi Produksi seluas hampir 5.000 hektare—saat kawasan masih berstatus hutan lindung. Baru setahun kemudian, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengeluarkan SK alih fungsi 1.942 hektare. Aktivis JATAM dan WALHI menilai ini pelanggaran berat terhadap UU Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Hingga November 2025, hearing di DPRD Banyuwangi berakhir antiklimaks. Perwakilan PT BSI tak mampu menjawab tuntutan warga dan dinilai tidak kompeten oleh ketua komisi. Konflik semakin runcing dengan kehadiran penambang ilegal yang justru mengganggu operasi resmi.

Jaringan Elite: Yenny Wahid hingga Boy Thohir

Kontroversi semakin pekat dengan keterlibatan nama-nama besar. Yenny Wahid, putri Gus Dur, pernah menjabat Komisaris Independen MDKA pada 2014–2015 atas undangan Garibaldi “Boy” Thohir (kakak Erick Thohir) dan Edwin Soeryadjaya. Ia mundur pasca-bentrok berdarah November 2015, dan posisinya digantikan suaminya sendiri. Baru-baru ini, di haul Gus Dur 2025, Yenny justru mengkritik keras kebijakan tambang untuk ormas keagamaan, menyebutnya hanya menimbulkan mudarat besar.

Jaringan ini melibatkan figur seperti A.M. Hendropriyono, Zulkifli Hasan, hingga Sakti Wahyu Trenggono. Di media sosial, publik menyebutnya sebagai “pengkhianatan elite” terhadap basis massa NU di Jawa Timur.

Dampak Nyata: Alam Hancur, Konflik Sosial

Deforestasi masif telah menghilangkan fungsi hidrologis gunung, meningkatkan risiko longsor dan banjir lumpur ke laut. Nelayan mengeluh ikan tercemar, sementara perusahaan mengklaim reklamasi puluhan hektare dan bahkan menjadi habitat baru Elang Jawa—yang dikritik sebagai pencitraan belaka. Konflik sosial tak terhindarkan: penangkapan aktivis seperti Budi Pego, bentrok warga, hingga protes massal.

Pemkab Banyuwangi sebagai pemegang saham minoritas MDKA pun tak kunjung menerima dividen memadai. Sementara saham MDKA melonjak berkat harga emas tinggi, keuntungan itu tak trickling down ke masyarakat.

Saatnya Bertindak

Tumpang Pitu adalah cermin bobrok pembangunan Indonesia: kilau emas untuk segelintir elite, derita abadi bagi rakyat dan alam. Di tengah krisis iklim, izin hingga 2030 harus dicabut, hutan dikembalikan, dan pertanggungjawaban elite ditegakkan. Jika tidak, bencana berikutnya bukan lagi “alam”, melainkan akibat keserakahan manusia.(MDA).

Banyuwangi, 21 Desember 2025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Satu Jari Terluka, Seluruh Tubuh Menangis

Next Post

Sumpah Palsu di Ruang Sidang: Kejahatan yang Hanya Sah Ditindak Saat Hakim Mendengar Langsung

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers
Crime

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”
Crime

Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”

April 27, 2026
Next Post

Sumpah Palsu di Ruang Sidang: Kejahatan yang Hanya Sah Ditindak Saat Hakim Mendengar Langsung

Membaca Arogansi Prabowo: Menolak Bantuan Luar Negeri, Menyiapkan Bumerang

Membaca Arogansi Prabowo: Menolak Bantuan Luar Negeri, Menyiapkan Bumerang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist