• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Peringatan Refly Harun Terkait Gagasan Anies Dirikan Parpol

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 1, 2024
in Politik
0
Petinggi Koalisi Perubahan, Hadiri Silaturahmi Timnas Amin di Rumah Anies

Mantan calon Presiden Anies Baswedan berbincang dengan Cak Imin di kediaman Anies di Lebak Bulus Jakarta Selatan (Foto tim tvOne - Abdul Gani)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews  –  Pegiat hukum dan demokrasi mendukung langkah Anies Baswedan untuk membentuk organisasi masyarakat (ormas), maupun partai politik (parpol) baru. Pakar Tata Negara Refly Harun mengatakan, bakal sulit bagi Anies Baswedan untuk tetap berada dalam episentrum politik nasional dalam periode saat ini, jika tak bergabung dengan parpol.

Akan tetapi, Refly, pun memahami sikap Anies yang tak sudi masuk ke dalam parpol yang ada saat ini. “Dia (Anies Baswedan) sepertinya tidak akan masuk parpol,” begitu kata Refly saat ditemui di Brawijaya X, di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (30/8/2024).

Refly mengamati penyampaian Anies Baswedan yang mengajukan pertanyaan terbalik kepada publik tentang parpol mana di Indonesia saat ini, yang tak disandera oleh kepentingan kekuasaan. “Jangankan katanya masuk parpol, untuk mengusung saja, nggak bisa. Jadi memang nggak ada gunanya (Anies Baswedan masuk parpol),” ujar Refly.

Akan tetapi, Refly percaya, sejatinya peran parpol dalam negara demokrasi merupakan sarana paling ampuh untuk meraih kekuasaan secara konstitusional. Pun parpol memang menjadi bagian dari infrastruktur politik yang paling penting dalam bernegara demokras

Sebab itu, kata Refly, penolakan Anies Baswedan untuk menjadi kader dari parpol-parpol yang ‘tersandera’ saat ini, harus dijawab dengan pembentukan parpol baru yang sesuai harapan politiknya.

“Karena itu, ke depannya, pilihannya ya, kalau saya, pasti partai politik. Karena Anda (Anies Baswedan), mau berpolitik tetapi tidak pakai partai politik, itu omong-kosong,” begitu ujar Refly.

dari penyampaiannya juga memberikan opsi untuk memulai dengan pembentukan ormas. Refly melihat adanya kecenderungan Anies Baswedan, meniru langkah Surya Paloh, yang menginisiasi pembentukan ormas Nasional Demokrat, sebelum menjadikan organisasi tersebut sebagai Partai Nasdem, salah-satu peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014.

“Apakah (Anies Baswedan) langsung membentuk partai politik, atau seperti Nasdem pakai (gerakan-gerakan ormas perubahan), saya rasa itu soal taktik dan strategis saja. Tetapi, memang harus dengan partai politik,” ujar Refly.

Hanya saja, Refly mengingatkan Anies Baswedan, agar tak menjadikan parpol bentukannya itu nanti, sebagai sarana untuk pengkultusan pribadi. Pun agar Anies Baswedan, tak menjadikan parpol bentukannya itu nantinya, menjadi sarana pengawetan nilai-nilai feodalisme yang semestinya sudah musnah di era politik terbuka saat ini.

Pesan saya (kepada Anies Baswedan), kalau bikin partai politik, jangan yang feodal. Artinya, harus membangun partai politik dengan nilai-nilai kesetaraan, demokratis, dan egalitarianisme, itu yang harus dibangun. Jangan sampai terjadi paradoks seperti partai-partai sekarang, yang bicara tentang demokrasi, hak asasi, tetapi semuanya feodal,” ujar Refly.

“Kalau Anies Baswedan membangun partai, partai itu tidak boleh didedikasikan untuk Anies Baswedan. Partai tersebut, harus didedikasikan untuk sebuah ide, sebuah value (nilai-nilai) perubahan.”

Menguji ketokohan

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyambut baik rencana Anies untuk membuat ormas atau partai politik. Menurut dia, langkah itu dapat menjadi momen pembuktian ketokohan Anies di kancah politik nasional.

“Dari situ, dia akan teruji bagus tidak kepemimpinannnya. Itu kan akan dilihat,” kata dia saat dihubungi Republika, Sabtu (31/8/2024).

Ujang menilai, membuat partai politik bukanlah hal yang mudah. Sebab, dibutuhkan biaya yang besar dan jaringan luas untuk membuat partai politik.

Selain itu, proses verifikasi untuk partai politik bisa ikut dalam pemilihan umum (pemilu) juga tidak mudah. Pun bisa ikut pemilu, partai baru juga belum tentu bisa lolos ke parlemen. Apalagi ketika parliamentary threshold (PTa) masih dipatok sebesar 4 persen.
Sponsore

“Kan sama dengan partai-partai yang baru berdiri, dalam 10 tahun terakhir, tidak ada partai baru yang bisa lolos ke parlemen, apalagi kalau PT masih 4 persen,” kata dia.

Karena itu, Ujang menilai, langkah Anies untuk membuat partai politik adalah salah satu sarana untuk menguji ketokohannya. Apabila benar-benar bisa dilakukan, artinya ketokohan Anies sudah dapat teruji.

Sebelumnya, Anies memberikan sinyal untuk membentuk ormas atau bahkan partai politik. Hal itu disampaikan langsung melalui akun YouTube pribadinya.

Selain itu, proses verifikasi untuk partai politik bisa ikut dalam pemilihan umum (pemilu) juga tidak mudah. Pun bisa ikut pemilu, partai baru juga belum tentu bisa lolos ke parlemen. Apalagi ketika parliamentary threshold (PTa) masih dipatok sebesar 4 persen

Kan sama dengan partai-partai yang baru berdiri, dalam 10 tahun terakhir, tidak ada partai baru yang bisa lolos ke parlemen, apalagi kalau PT masih 4 persen,” kata dia.

Karena itu, Ujang menilai, langkah Anies untuk membuat partai politik adalah salah satu sarana untuk menguji ketokohannya. Apabila benar-benar bisa dilakukan, artinya ketokohan Anies sudah dapat teruji.

Sebelumnya, Anies memberikan sinyal untuk membentuk ormas atau bahkan partai politik. Hal itu disampaikan langsung melalui akun YouTube pribadinya.

Bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang sekarang semakin hari semakin terasa besar, dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan, maka membangun ormas atau membangun partai baru mungkin itu jalan yang akan kami tempuh,” ujar Anies lewat kanal Youtube pribadinya, dikutip Jumat (30/8/2024).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perang Gaza Terus Berlanjut, serangan Mematikan Israel di Tepi Barat Memasuki Hari Keempat

Next Post

Di Tengah Perang Berkecamuk Kampanye Vaksinasi Dimulai di Gaza Setelah Kasus Pertama Dalam 25 Tahun

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Next Post
Di Tengah Perang Berkecamuk Kampanye Vaksinasi Dimulai di Gaza Setelah Kasus Pertama Dalam 25 Tahun

Di Tengah Perang Berkecamuk Kampanye Vaksinasi Dimulai di Gaza Setelah Kasus Pertama Dalam 25 Tahun

Studi: Miokarditis Pasca-Vaksinasi COVID-19 Lebih Aman dalam Jangka Panjang Dibanding Penyebab Lainnya

Studi: Miokarditis Pasca-Vaksinasi COVID-19 Lebih Aman dalam Jangka Panjang Dibanding Penyebab Lainnya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist