• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prestasi yang Dipoles, Realitas yang Tersingkap

fusilat by fusilat
November 16, 2025
in Feature, Fiksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Anwar Husen — Pemerhati Sosial, Tinggal di Tidore, Maluku Utara

Pujian berlebihan, bagi orang yang mengenali kadar dirinya, bukanlah kehormatan—melainkan penghinaan. Sebaliknya, bagi mereka yang tak mengenali dirinya, pujian hanyalah tiupan sepoi-sepoi yang meninabobokan.

Dalam beberapa pekan terakhir, ruang publik kembali ramai dengan berbagai penghargaan dan predikat prestasi yang diberikan kepada sejumlah tokoh. Lembaga-lembaga pemberi award bermunculan dengan segala atribut kemewahan naratifnya, sementara para penerima tampil percaya diri, bahkan ketika usia kepemimpinannya belum genap setahun atau ketika daerah yang dipimpinnya masih berkutat pada masalah fiskal dan minimnya daya saing. Fenomena ini menegaskan betapa tipisnya batas antara prestasi asli dan pencitraan manipulatif di era yang semakin haus validasi.

Originalitas yang Memudar

Secara ideal, penghargaan adalah bentuk pengakuan formal atas capaian, kontribusi, dan rekam kerja. Ia dapat memberi motivasi dan menjadi penanda kualitas. Namun di negeri ini, tak sedikit penghargaan yang kehilangan maknanya. Reputasi dapat dibeli, predikat dapat dinegosiasikan, dan prestasi kerap dirayakan sebelum waktunya.

Pilkada dan Pilpres adalah panggung paling gamblang untuk melihat bagaimana “prestasi” dan “popularitas” dapat dikonstruksi. Bahkan lembaga survei pun tak jarang menjadi sasaran olok-olok karena temuannya dianggap absurd. Pernah suatu lembaga disindir: andai ia hadir di masa pra-kemerdekaan, mungkin Indonesia tak akan merdeka pada 17 Agustus 1945—karena surveinya bisa saja menyimpulkan bahwa VOC sangat bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Fenomena serupa terjadi di institusi yang semestinya steril dari praktik semacam itu. BPK, misalnya, pernah diterpa isu bahwa opini hasil pemeriksaannya dapat terpengaruh uang.

Pengalaman yang Menguatkan Kecurigaan

Pada 2010, ketika baru beberapa bulan memimpin sebuah OPD di bidang pendidikan, saya pernah menerima undangan “Anugerah Prestasi” dari salah satu lembaga di Jakarta. Tidak ada proses penilaian nyata yang saya ketahui, tidak ada pembuktian kinerja yang masuk akal—hanya permintaan setoran biaya. Saya mengabaikannya. Namun tidak sedikit kolega yang tetap memajang sertifikat itu di ruang kerjanya. Bagi sebagian orang, simbol prestise lebih penting dari esensi prestasi itu sendiri.

Purbaya dan Daya Tolak Terhadap Pencitraan

Di tengah derasnya pencitraan, menarik menyoroti sikap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru dilantik pada 2025. Terlepas dari gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos, Purbaya menunjukkan sikap tegas terhadap upaya manipulatif yang kerap mengiringi pejabat publik. Ia menolak keras ketika ibadahnya dipamerkan di media sosial, bahkan memarahi ajudannya setelah video dirinya sedang mengaji dalam mobil menjadi viral.

Lebih jauh, ia mengeluhkan upaya partai politik menariknya masuk ke ranah politik praktis. Popularitasnya yang tinggi membuat beberapa pihak tergoda meminangnya sebagai kader atau bahkan calon wakil presiden 2029. Pengakuan ini dibocorkan Mukhamad Misbakhun dalam gelar wicara Akbar Faizal Uncensored pada 6 November 2025. Sikap risih Purbaya menunjukkan bahwa tidak semua pejabat menikmati sorotan; sebagian justru khawatir menjadi korban pencitraan yang tak mereka kehendaki.

Di Era Manipulatif, Batas Semakin Kabur

Kecenderungan manipulatif membuat batas antara keaslian dan kamuflase semakin sulit dikenali. Banyak pejabat memiliki tim media, sebagian bekerja hanya untuk mengilap-kan “cover”, sementara yang lain bekerja dalam senyap tetapi menghasilkan capaian nyata. Namun dengan sedikit kepekaan, publik tetap dapat membedakan mana prestasi yang tumbuh dari kerja, dan mana prestasi yang lahir dari kamera.

Charlie Chaplin pernah berujar bahwa ia mengikuti lomba “Paling Mirip Charlie Chaplin” namun hanya mendapat peringkat kedua—sementara juara pertama adalah anak ketua panitia. Satire ini menjelaskan bahwa dalam sistem yang manipulatif, kejujuran sering kalah oleh kepentingan.

Penutup: Jangan Lupa Kita Bertetangga

Dalam jagat media sosial, pencitraan memang mudah direkayasa. Foto bisa diputihkan, wajah bisa diglow-up, dan prestasi bisa disulap. Tetapi sebagaimana candaan yang populer: “Boleh mengeditnya, tapi jangan terlalu putih. Ingat, kita bertetangga.” Artinya sederhana: publik di daerah tahu persis kualitas pemimpinnya. Mereka merasakan langsung hasil kerja, bukan bayangannya.

Pejabat publik boleh saja berupaya tampil apik, tetapi jangan sampai ketulusan warga pemilih yang telah memberi kepercayaan dikhianati oleh manipulasi. Karena pada akhirnya, buah dari kiprah itu dirasakan oleh rakyat—bukan oleh kamera.

Wallahu a’lam.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejati Sumut Obok-obok Kantor Inalum, Jejak Transaksi Aluminium 2019 Mulai Terbuka

Next Post

Matahari Kembar Membara di Solo: Tedjowulan Kuda Hitam?

fusilat

fusilat

Related Posts

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis
daerah

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?
Feature

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?
Feature

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026
Next Post
Matahari Kembar Membara di Solo: Tedjowulan Kuda Hitam?

Matahari Kembar Membara di Solo: Tedjowulan Kuda Hitam?

MK : Dari “Mahkamah Keluarga” ke Penjaga Konstitusi Sejati

MK : Dari “Mahkamah Keluarga” ke Penjaga Konstitusi Sejati

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026
Bolehkah Berkurban dengan Sayur-Mayur?

Sapi Kurban dari APBN: Sebuah Paradoks?

May 30, 2026
Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

Mengapa Harus Belajar Bahasa Daerah?

May 30, 2026

Masukkan Aku dalam Kebenaran, dan Keluarkan Aku dalam Kebenaran”

May 30, 2026
Gelombang Senyap Pemurtadan atau Sekadar Mitos? Membaca Data Eks-Muslim Dunia Tanpa Propaganda

Gelombang Senyap Pemurtadan atau Sekadar Mitos? Membaca Data Eks-Muslim Dunia Tanpa Propaganda

May 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

Distribusikan Hewan Kurban untuk Disabilitas, Gammara Inklusi Gandeng Kawan Netra dan Kuril Langit

May 30, 2026
UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

UMKM Tidak Akan Naik Kelas Jika Masih Mengandalkan Buku Tulis

May 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist