• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Selamat Jalan Rachmat Gobel: Jejak Seorang Industrialis yang Memilih Mengabdi kepada Bangsa

Ali Syarief by Ali Syarief
July 10, 2026
in News, Tokoh/Figur
0
Selamat Jalan Rachmat Gobel: Jejak Seorang Industrialis yang Memilih Mengabdi kepada Bangsa
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Rachmat Gobel, pengusaha, negarawan, sekaligus tokoh pembangunan industri nasional, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta. Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan seorang pemimpin yang selama puluhan tahun menjembatani dunia usaha, pemerintahan, dan politik dengan semangat membangun kemandirian ekonomi Indonesia. Informasi mengenai wafatnya Rachmat Gobel telah diberitakan oleh sejumlah media nasional pada Jumat pagi.

Rachmat Gobel lahir di Jakarta pada 3 September 1962. Ia merupakan generasi kedua keluarga Gobel yang dikenal sebagai pelopor industri elektronika nasional melalui Gobel Group, perusahaan yang kemudian bermitra dengan Panasonic Jepang. Sejak muda, Gobel dididik bahwa bisnis bukan semata mengejar keuntungan, melainkan membangun manusia, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group berkembang menjadi salah satu kelompok usaha nasional yang berpengaruh. Hubungan strategis dengan Jepang yang telah dibangun sejak era ayahnya terus diperkuat, menjadikan Gobel sebagai salah satu figur penting dalam kerja sama ekonomi Indonesia–Jepang. Ia dikenal luas sebagai sosok yang percaya bahwa kemajuan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pengabdiannya kemudian meluas ke ranah pemerintahan. Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Meski masa jabatannya relatif singkat, Gobel mendorong penguatan industri nasional dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Selepas dari kabinet, ia memilih melanjutkan pengabdian melalui jalur politik bersama Partai NasDem. Sebagai anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPR RI, ia aktif memperjuangkan pembangunan kawasan Indonesia Timur, khususnya tanah kelahirannya secara historis, Gorontalo. Baginya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi harus menghadirkan keadilan bagi seluruh wilayah Nusantara.

Di mata para pelaku usaha, Rachmat Gobel dikenal sebagai industrialis yang berpikir jauh ke depan. Ia kerap mengingatkan pentingnya hilirisasi industri, inovasi teknologi, serta kemitraan yang saling menguntungkan antara investor asing dan kepentingan nasional. Pandangannya menempatkan Indonesia bukan sekadar pasar, tetapi sebagai negara produsen yang mampu menghasilkan nilai tambah.

Di kalangan masyarakat Gorontalo, nama Gobel memiliki arti yang lebih dalam. Ia bukan sekadar politisi nasional, tetapi juga putra daerah yang konsisten memperjuangkan pemerataan pembangunan. Berbagai program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian dari jejak sosial yang ditinggalkannya.

Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, dunia usaha, dan masyarakat Indonesia. Namun warisan yang ia tinggalkan tidak hanya berupa perusahaan atau jabatan yang pernah diemban, melainkan juga gagasan tentang pentingnya industri nasional yang kuat, kolaborasi internasional yang setara, dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

Dalam perjalanan sejarah Indonesia modern, Rachmat Gobel akan dikenang sebagai salah satu tokoh yang berhasil menjembatani dunia bisnis dengan pengabdian publik. Ia menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari besarnya perusahaan yang dibangun, tetapi juga dari manfaat yang diwariskan kepada bangsa.

Selamat jalan, Rachmat Gobel. Jejak pengabdianmu akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan industri dan pembangunan Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Berbohong, Jaksa Korupsi — Lebih Dahsyat dari Kiamat

Next Post

Presiden Membiarkan Api Menjilat Negara

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang
Health

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

July 11, 2026
Feature

Mafia di Balik Penegakan Hukum Ketika Hukum Berubah Menjadi Instrumen Kekuasaan

July 10, 2026
Next Post
Presiden Membiarkan Api Menjilat Negara

Presiden Membiarkan Api Menjilat Negara

Mantan Menkeu Fuad Bawazier: “Cabut Konsesi Tambang Bermasalah, Jangan Jadikan Kasus sebagai Sandera Politik”

Mantan Menkeu Fuad Bawazier: "Cabut Konsesi Tambang Bermasalah, Jangan Jadikan Kasus sebagai Sandera Politik"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2026 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

July 11, 2026
Etik yang Tak Beretika

Etik yang Tak Beretika

July 11, 2026

Mafia di Balik Penegakan Hukum Ketika Hukum Berubah Menjadi Instrumen Kekuasaan

July 10, 2026

COKLAT VS COKLAT

July 10, 2026

Perang Elit: Perebutan Proyek APBN

July 10, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

Kabar Baik dari Dunia Medis: Angka Demensia pada Lansia Mulai Turun di Amerika, Eropa, dan Jepang

July 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist