• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Untuk Apa Hartamu?

Ali Syarief by Ali Syarief
December 16, 2025
in Feature, Spiritual
0
Untuk Apa Hartamu?
Share on FacebookShare on Twitter

Ada nasihat yang terdengar sederhana, namun menghunjam ke dasar kesadaran: “uangmu yang ada di bank, belum tentu itu menjadi milikmu.” Ia bisa lenyap oleh krisis, diseret oleh penyakit, dibekukan oleh hukum, atau ditinggal mati oleh waktu. Maka pertanyaannya bukan sekadar berapa hartamu, melainkan untuk apa ia dihadirkan dalam hidupmu.

Manusia sering keliru memahami kepemilikan. Kita menyebut sesuatu sebagai milik, padahal ia hanya singgah. Harta bukanlah perpanjangan dari diri, melainkan titipan yang kebetulan lama menunggu di tangan kita. Ia seperti air di telapak tangan: digenggam terlalu erat, justru mengalir pergi.

Dari kesadaran itu lahir sebuah gagasan yang kerap dibicarakan: “Zero Death” — wafat tanpa meninggalkan harta sedikit pun. Bukan karena tak mampu mengumpulkan, melainkan karena memilih untuk menghabiskan harta itu sebelum ajal, dengan sadar dan bermakna. Bukan dihamburkan, tapi dihidupkan. Bukan disia-siakan, tapi diarahkan.

Lalu untuk apa harta, jika pada akhirnya tak dibawa mati?

Jawabannya bukan pada angka, melainkan pada arti. Harta menjadi bernilai ketika ia dibelanjakan untuk memberi arah, makna, dan fungsi hidup. Ia menjadi jalan bagi pendidikan anak-anak yang mungkin bukan darah daging kita. Ia menjelma obat bagi mereka yang tubuhnya rapuh oleh kemiskinan. Ia berubah menjadi senyum, ketenangan, dan doa—hal-hal yang tak pernah tercatat di neraca keuangan, tetapi abadi dalam jejak kehidupan.

Dalam perspektif Islam, harta sejak awal tidak pernah dimaknai sebagai tujuan. Al-Qur’an menyebutnya sebagai fitnah—ujian. Bukan karena ia buruk, melainkan karena ia menguji: apakah kita menguasainya, atau justru dikuasai olehnya. “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu sebagai pemegang amanahnya” (QS. Al-Hadid: 7). Kata kuncinya adalah amanah. Kita bukan pemilik mutlak, hanya penjaga sementara.

Islam mengajarkan bahwa harta yang benar-benar menjadi milik kita hanyalah tiga: yang kita makan lalu habis, yang kita pakai lalu usang, dan yang kita sedekahkan lalu kekal. Selebihnya—yang disimpan rapih, ditumpuk dengan bangga—akan berpindah tangan, entah kepada ahli waris, entah kepada orang asing, tanpa pernah meminta izin kepada jasad yang telah kaku.

Di sinilah konsep Zero Death menemukan resonansinya. Ia bukan ajakan untuk hidup serampangan, melainkan panggilan untuk hidup dengan kesadaran akhir. Bahwa menimbun harta tanpa tujuan adalah bentuk ketakutan yang menyamar sebagai kehati-hatian. Bahwa meninggalkan dunia dengan gudang penuh, tetapi jejak kebaikan kosong, adalah kerugian yang paling sunyi.

Islam tidak melarang kaya. Bahkan banyak sahabat Nabi adalah saudagar besar. Namun kekayaan mereka tidak berhenti di lemari besi, melainkan mengalir ke masyarakat. Mereka hidup sederhana, tetapi dampaknya luas. Mereka wafat dengan ringan, karena tak banyak yang mengikat kaki mereka ke bumi.

Maka, untuk apa hartamu?

Jika ia hanya untuk rasa aman, ketahuilah bahwa rasa aman sejati bukan pada saldo, melainkan pada makna. Jika ia hanya untuk kebanggaan, ingatlah bahwa liang lahat tak pernah bertanya tentang status sosial. Tetapi jika harta itu kau belanjakan untuk memberi arti, maka, fungsi, dan hidup—ia akan menjadi saksi yang membelamu, bahkan ketika semua saksi lain telah pergi.

Pada akhirnya, harta yang baik adalah harta yang habis di tangan, tetapi hidup dalam nilai. Dan kematian yang indah bukanlah tanpa harta, melainkan tanpa beban. Zero Death, dalam makna terdalamnya, adalah wafat dengan hati lapang, karena dunia telah kita gunakan seperlunya—dan kita pulang tanpa membawa apa pun, kecuali amal dan cahaya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Negara yang Takut Bayangan: Xenophobia Prabowo, Paranoia Jokowi, dan Mitologi “Tokoh Ghaib”

Next Post

Pasal 39 KUHAP dan Ijazah yang Tak Pernah Pergi: Delapan Tersangka, Barang Buktinya Di Mana?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
Stigma Jokowi Pendusta dan Bukti Polling: Saat Kebenaran Tak Lagi Dipercaya

Pasal 39 KUHAP dan Ijazah yang Tak Pernah Pergi: Delapan Tersangka, Barang Buktinya Di Mana?

Motah: Ketika Pemkot Lempar Tanggung Jawab dan Warga Dipaksa Menanggung Racun

Rangkaian Penolakan Mesin Pengolah Sampah di Berbagai Daerah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...