• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Valid: Korupsi Tak Terkait Agama!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
September 19, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
PA 212 : Dugaan Penistaan Agama Menag Yaqut Lebih Parah dari Ahok
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Benar kata Voltaire (1694-1778): dalam urusan uang, semua orang punya “agama” yang sama.

Korupsi adalah urusan uang. Artinya, dalam urusan korupsi pun, semua orang punya “agama” yang sama. Apa pun agama seseorang, dia berpotensi melakukan korupsi. Korupsi tak terkait agama. Ini valid!

Contoh kasus terbaru adalah di Jepara, Jawa Tengah. Tiga dari lima tersangka korupsi pencairan kredit usaha pada PT Bank Jepara Artha yang merugikan keuangan negara hingga 254 miliar rupiah, kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu, menggunakan sebagian uang hasil korupsinya untuk biaya ibadah umrah ke tanah suci Makkah Al Mukaromah dan Madina Al Munawaroh di Arab Saudi.

KPK kini juga sedang menangani kasus korupsi pengaturan kuota haji tahun 2024 di Kementerian Agama yang merugikan keuangan negara hingga 1 triliun rupiah. Dalam kasus ini, KPK telah mencegah bekas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas keluar negeri, dan juga telah menggeledah rumah kediaman bekas Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor itu di Jakarta.

Jauh sebelum ini, KPK juga telah mengungkap kasus korupsi pengadaan mushaf Al Quran di Kementerian Agama.

Bagaimana bisa orang menggunakan uang hasil korupsi untuk biaya umrah?

Sebelum ini juga sudah banyak tersangka korupsi yang menggunakan uang hasil korupsi untuk umrah bahkan haji, dan juga membiayai sanak saudara dan pegawainya beribadah haji atau umrah. Termasuk bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Bagaimana bisa korupsi terjadi di kementerian yang mengurus soal agama, dan tentu saja soal iman dan akhlak?

Sebelum ini, dua bekas Menteri Agama juga terlibat korupsi, yakni Said Agil Husein Al Munawar dan Suryadharma Ali. Jika nanti Yaqut menjadi tersangka, berarti akan terjadi “hattrick” atau tiga kali berturut-turut bekas Menag terlibat korupsi.

Bagaimana bisa proyek pengadaan kitab suci Al Quran dikorupsi? Bukankah Al Quran itu sendiri berisi larangan Allah SWT bagi umat Islam untuk korupsi?

Sekali lagi, benar kata Voltaire, filsuf asal Perancis itu: dalam urusan uang, semua orang punya “agama” yang sama.

Artinya, korupsi tak mengenal agama. Siapa pun orangnya, apa pun agamanya, bisa terlibat korupsi. Sebab yang mereka lihat adalah uang.

Ada dua motif korupsi. Pertama adalah kebutuhan. Seseorang melakukan korupsi karena terdesak oleh kebutuhan hidup. Ini namanya “corruption by need” atau korupsi karena kebutuhan. Yang terlibat dalam kasus ini adalah pegawai-pegawai kecil yang nominal korupsinya juga kecil.

Kedua adalah keserakahan. Seseorang melakukan korupsi karena keserakahan. Ini namanya “corruption by greed” atau korupsi karena keserakahan. Yang terlibat dalam kasus ini adalah pejabat-pejabat tinggi atau orang-orang kaya dengan nominal korupsi yang sangat besar.

Ada korupsi yang nominalnya mencapai satu triliun rupiah. Ini terjadi pada bekas pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar, misalnya.

Ada korupsi dengan kerugian keuangan negara mencapai puluhan triliun rupiah, misalnya korupsi di PT Jiwasraya dan PT Asabri.

Bahkan ada kasus korupsi dengan kerugian negara mencapai ratusan triliun rupiah. Misalnya korupsi di PT Timah dan anak usaha PT Pertamina.

Alhasil, ketika sudah melihat uang, maka seseorang akan lupa dengan agamanya. Apa pun agama itu. Mereka seolah tidak beragama. Beragama atau tidak beragama, perilaku mereka sama saja kalau sudah menyangkut uang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PBB: Pajak Penjajahan Gaya Baru

Next Post

Sengkuni Asu-asuan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Sengkuni Asu-asuan

Sengkuni Asu-asuan

IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

IPW Minta Kapolri dan Ketua MA Cermati Mafia Kepailitan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...