• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bagaimana Memenjarakan Jokowi?

fusilat by fusilat
September 1, 2025
in Crime, Feature
0
Bagaimana Memenjarakan Jokowi?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Kalau hukum di negeri ini benar-benar dijalankan dengan logika yang konsisten, Joko Widodo seharusnya sudah duduk di kursi terdakwa. Bahkan hukumannya mestinya lebih berat dari Thomas Lembong. Kenapa? Karena kalau Tom bisa dihukum hanya karena “memperkaya orang lain,” tanpa ia menikmati keuntungan langsung, maka Jokowi adalah juaranya: memperkaya orang lain, anak sendiri, menteri, kroni, oligark, investor asing—semuanya kecipratan.

UU Cipta Kerja: Tikar Emas untuk Investor

Jokowi membanggakan UU Cipta Kerja sebagai pintu masuk investasi. Betul, tapi pintu itu bukan sekadar dibuka, melainkan dijadikan karpet emas sepanjang 190 tahun bagi pemilik modal. Hak Guna Usaha bisa diperpanjang sampai dua abad, sementara guru, buruh, nelayan, dan petani tidak kebagian apa-apa selain janji manis.

Kalau logikanya memperkaya orang lain = pidana, maka Jokowi ini layak masuk Guinness World Records sebagai terdakwa dengan skala paling megah.

Proyek Nasional = Proyek Bermasalah

Dari pagar laut, proyek strategis nasional yang hanya strategis bagi investor, sampai eksploitasi Raja Ampat yang katanya demi pariwisata tapi ujungnya pariwisata siapa? Belum lagi industri ekstraktif yang merajalela, bikin hutan rata, bikin sungai keruh, bikin udara sesak. Semua dikerjakan dengan label “demi pembangunan”.

Kalau ini bukan memperkaya segelintir orang sambil mengorbankan masa depan bangsa, lalu apa?

Dinasti, Utang, dan Harta yang Melejit

Utang luar negeri di era Jokowi sudah menembus langit. Infrastruktur berdiri, betul. Tapi siapa yang kenyang? BUMN kebingungan, kontraktor asing berpesta. Dan anehnya, kekayaan keluarga Jokowi juga melonjak. Anak-anaknya tiba-tiba jadi politisi dan pengusaha serba bisa. Menteri-menterinya pun harta bertambah, seolah ikut arisan rahasia di lingkaran istana.

Kebetulan? Atau memang rezim kerja-kerja-kerja ternyata berarti kerja untuk menambah isi dompet orang-orang dekat?

Bansos dan Konstitusi yang Dikoyak

Puncaknya, bansos miliaran dibagikan menjelang Pilpres 2024, jelas-jelas alat politik. Konstitusi pun diacak-acak demi meloloskan anaknya jadi cawapres. Hari ini, si anak sudah resmi duduk sebagai wakil presiden, sementara rakyat disuruh percaya bahwa itu semua murni karena demokrasi.

Jokowi selalu piawai cuci tangan: “Yo ndak tahu, kok tanya saya.” Begitulah gaya khasnya. Padahal, kalau logika hukum benar-benar jalan, cuci tangan pun tak bisa membersihkan jejak kejahatan politik.

Mengadili Jokowi

Bukan soal ada niat jahat atau tidak. Hukum tak peduli soal niat, yang dihitung adalah akibat. Dan akibat kebijakan Jokowi nyata: hutang menggunung, alam rusak, rakyat miskin, oligarki gemuk. Kalau orang kecil bisa dipenjara karena memperkaya orang lain, Jokowi pantas dapat “paket full service”: dari KPK, pengadilan tipikor, sampai pengadilan rakyat.

Jokowi mungkin akan dikenang sejarah sebagai presiden yang paling mahir membangun citra sekaligus paling lihai mengacak-ngacak fondasi republik. Maka, memenjarakan Jokowi bukan sekadar fantasi politik—itu adalah ujian terakhir: apakah hukum di negeri ini masih punya nyali, atau benar-benar hanya jadi badut demokrasi.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mencoba Menipu Rakyat dengan Kata “Nonaktif”

Next Post

Tol Jakarta Lumpuh: Massa DPR Bertahan, Delapan Gerbang Ditutup

fusilat

fusilat

Related Posts

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi
Economy

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?
Birokrasi

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!
Crime

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Next Post
Tol Jakarta Lumpuh: Massa DPR Bertahan, Delapan Gerbang Ditutup

Tol Jakarta Lumpuh: Massa DPR Bertahan, Delapan Gerbang Ditutup

JOGED DI DALAM GEDUNG “KURA-KURA”

JOGED DI DALAM GEDUNG "KURA-KURA"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist