• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan

fusilatnews by fusilatnews
May 29, 2026
in Feature, Komunitas
0
Belajar Memanusiakan Sesama: Menyelami Dunia yang Selama Ini Terabaikan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Firdaus Makasaar

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat, masih banyak kelompok masyarakat yang kerap luput dari perhatian. Penyandang disabilitas adalah salah satunya. Bukan karena mereka tidak hadir di tengah masyarakat, melainkan karena masih kuatnya sekat pemahaman yang membuat interaksi sosial berlangsung tidak setara. Dalam kondisi seperti itu, membangun masyarakat inklusif bukan hanya soal menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan empati.

Kesadaran itulah yang berusaha ditumbuhkan oleh Gerakan Aktualisasi Mandiri Masyarakat Inklusi (Gammara Inklusi), sebuah organisasi yang bergerak di bawah naungan Yayasan Aksi Gammara Inklusi Semesta. Di Makassar, organisasi ini terus mengembangkan berbagai program yang menyentuh bidang pendidikan, sosial, agama, teknologi, hingga ekonomi, dengan satu tujuan utama: menghadirkan ruang yang setara antara penyandang disabilitas dan nondisabilitas.

Melalui kegiatan edukasi dan diskusi mengenai etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas yang diikuti para volunteer baru, Gammara Inklusi tidak sekadar memberikan pengetahuan teoritis. Para peserta diajak masuk ke dalam pengalaman nyata, memahami bagaimana kehidupan dijalani oleh teman-teman disabilitas, khususnya penyandang netra. Mereka belajar cara mendampingi, berkomunikasi, dan memahami kebutuhan yang selama ini mungkin tidak pernah mereka pikirkan.

Pengalaman semacam ini sering kali menghadirkan kesadaran baru. Banyak peserta mengaku selama ini menganggap dunia disabilitas sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka. Namun ketika berinteraksi langsung, mereka menemukan kenyataan yang berbeda. Dunia yang selama ini tampak asing ternyata menyimpan pelajaran penting tentang kemanusiaan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta pentingnya memperlakukan setiap orang sebagai subjek yang setara.

Menariknya, manfaat kegiatan kerelawanan tidak hanya dirasakan oleh penyandang disabilitas yang didampingi. Para relawan justru menjadi pihak yang mengalami transformasi dalam cara pandang. Mereka belajar bahwa membantu orang lain bukanlah hubungan satu arah antara pemberi dan penerima bantuan. Sebaliknya, proses tersebut menjadi ruang pembelajaran yang membentuk karakter, memperluas empati, dan menumbuhkan kesadaran sosial. Dalam konteks ini, relawan tidak hanya memberi, tetapi juga menerima pelajaran hidup yang berharga.

Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan utama yang dihadapi penyandang disabilitas bukan semata keterbatasan fisik atau sensorik. Hambatan yang lebih besar sering kali justru datang dari lingkungan sosial yang belum memahami bagaimana berinteraksi secara tepat. Ketidaktahuan masyarakat melahirkan berbagai bentuk perlakuan yang tidak sensitif, mulai dari sikap meremehkan hingga perlakuan yang terlalu mengasihani. Padahal, yang dibutuhkan penyandang disabilitas bukan belas kasihan, melainkan kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Karena itu, ruang-ruang belajar seperti yang dibangun Gammara Inklusi memiliki arti penting. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah aktivitas sosial, tetapi juga laboratorium kemanusiaan tempat orang belajar memahami keberagaman manusia. Proses belajar tersebut bahkan diakui tidak pernah selesai. Setiap ragam disabilitas memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pemahaman yang mendalam hanya dapat diperoleh melalui interaksi dan keterbukaan untuk terus belajar.

Di Indonesia, isu inklusivitas masih menghadapi banyak tantangan. Kesadaran publik tentang hak-hak penyandang disabilitas belum merata, sementara akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan ruang publik yang ramah disabilitas masih terus diperjuangkan. Dalam situasi seperti ini, kehadiran komunitas dan gerakan kerelawanan menjadi jembatan penting yang menghubungkan pengetahuan dengan praktik nyata.

Pada akhirnya, membangun masyarakat inklusif bukanlah tugas penyandang disabilitas semata. Ia merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga masyarakat. Inklusivitas tidak dimulai dari pembangunan gedung atau penyediaan fasilitas canggih, melainkan dari perubahan cara pandang. Dari kesediaan untuk mendengar, memahami, dan menghormati sesama manusia apa adanya.

Apa yang dilakukan Gammara Inklusi mengingatkan bahwa kemanusiaan sejatinya bukan diukur dari seberapa banyak kita berbicara tentang kepedulian, melainkan dari sejauh mana kita bersedia hadir, belajar, dan membuka diri terhadap realitas hidup orang lain. Sebab pada akhirnya, masyarakat yang maju bukanlah masyarakat yang hanya mampu menerima perbedaan, tetapi masyarakat yang mampu memanusiakan setiap manusia tanpa kecuali.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kiai Kok “Ngaceng”-an?

Next Post

Gula-gula Prabowo

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

Komunitas

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Next Post
Gula-gula Prabowo

Gula-gula Prabowo

Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Melemah, Intervensi Bank Indonesia Bukan Solusi Tunggal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist