Pada kesempatan berbicara di hadapan ribuan Mahasiswa , bakal calon presiden koalisi perubahan ini minta mahasiswa tak asal pilih capres saat Pilpres 2024, karena bisa berdampak fatal.
Jakarta – Fusilstnews- Dihadapan ribuan mahasiswa yang memadati Aula Baruga A.P. Pettarani langsung banjiri ruangan dengan tepuk tangan gemuruh setelah Anies Baswedan menginjakkan kaki di atas panggung diskusi.
Bakal calon presiden Anies Baswedan berpesan kepada seluruh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, agar memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dengan serius. Ia meminta mahasiswa bersikap kritis.
“Kalau buat mahasiswa ikuti proses ini, proses Pileg, Pilpres dengan perhatian yang serius, lakukan pembandingan terhadap para calon,” kata Anies usai berdialog dengan mahasiswa Unhas, Ahad (24/9).
Anies menegaskan penting untuk membandingkan rekam jejak para para capres. Anies mengatakan mahasiswa dapat menelusuri gagasan dan prestasi para capres selama ini.
“Bandingkan rekam karyanya, bandingkan rekam gagasannya, bandingkan rekam prestasinya dan dari situ kemudian anda tentukan pilihan,” ucap dia.
Anies mengatakan mahasiswa harusnya bisa melakukan analisis dari rekam jejak para capres. Ia menegaskan apa yang akan dikerjakan para capres di masa depan sudah bisa terlihat dari masa lalu.
“Kita tahu bahwa apa yang akan terjadi di masa depan, apa yang akan dikerjakan di masa depan bisa dilihat apa yang sudah dikerjakan di masa lalu,” kata Anies dalam ceramahnya
Pada kesempatan berbicara di hadapan ribuan Mahasiswa , bakal calon presiden koalisi perubahan ini minta mahasiswa tak asal pilih capres saat Pilpres 2024, karena bisa berdampak fatal.
Seperti diketahui, selain Anies Baswedan ada dua bacapres lain yang cukup kuat yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
“Buat teman-teman mahasiswa ikuti proses ini (bedah gagasan), proses pileg, pilpres dengan perhatian yang serius, lakukan pembandingan terhadap para calon (presiden),” kata Anies.
Bakal calon presiden Anies meminta agar para mahasiswa bisa membandingkan karya-karya bacapres, termasuk prestasi bacapres yang dimiliki selama ini.
“Bandingkan rekam karyanya, bandingkan rekam gagasannya, bandingkan rekam prestasinya dan dari situ kemudian anda tentukan pilihan,” ujarnya.

























