• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Ironi Pangan: Serap Gabah “Any Quality”, Jual Beras Premium

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
September 4, 2025
in Economy, Feature
0
KEMANA ARAH KETAHANAN PANGAN KE DEPAN ?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

CNBC Indonesia melaporkan, lonjakan harga beras di 214 kabupaten/kota mendorong pemerintah menggelar operasi pasar lebih masif. Tak hanya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digelontorkan, tetapi juga beras premium, dengan dalih agar masyarakat punya lebih banyak pilihan.

Program SPHP memang kian digencarkan untuk mengantisipasi gejolak harga gabah dan beras. Ada lima poin penting yang patut dicermati.

Pertama, distribusi masif. Pemerintah menyalurkan 43.665 ton beras SPHP serentak pada 30 Agustus 2025 lewat Gerakan Pangan Murah (GPM). Harapannya, suplai besar-besaran ini bisa mendinginkan pasar dan menenangkan masyarakat.

Kedua, penyaluran murah. Pemerintah daerah didorong mengintensifkan penjualan beras SPHP dengan menggandeng asosiasi usaha maupun korporasi melalui program CSR.

Ketiga, pengawasan. NFA dan Bulog telah menyiapkan sistem pelaporan berbasis aplikasi untuk memantau peredaran beras SPHP secara real time, demi menekan potensi penyimpangan.

Keempat, target penyaluran. Pada 2024, target SPHP mencapai 1,2 juta ton, tersebar di seluruh Indonesia dengan harga menyesuaikan zona.

Kelima, tujuan. SPHP diarahkan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan masyarakat menengah ke bawah. Bantuan pangan beras, sementara itu, diperuntukkan bagi kelompok miskin.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut operasi pasar lewat GPM di lebih dari 4.000 titik efektif menekan inflasi Agustus 2025 menjadi 2,31% (yoy), turun tipis dari Juli yang 2,37%. Hingga akhir 2025, pemerintah menyiapkan 1,3 juta ton beras SPHP. Bahkan, Bulog juga diminta menjual beras premium di operasi pasar.

Namun di titik inilah muncul ironi. Apakah realistis Bulog diminta menjual beras premium, sementara saat panen raya lalu pemerintah menerapkan kebijakan serap gabah “any quality”? Membeli gabah tanpa standar, tapi berharap menjual beras premium — sebuah kontradiksi.

Gabah “any quality” berarti gabah dengan mutu campur aduk, tanpa standar ketat soal kadar air, kebersihan, maupun tingkat hampa. Padahal, kualitas gabah adalah faktor penentu kualitas beras.

Ada beberapa alasan mengapa kebijakan ini sulit dijalankan:

  • Kualitas bahan baku menentukan hasil akhir. Gabah berkualitas rendah hanya akan menghasilkan beras berkualitas rendah.
  • Proses pengolahan terbatas. Teknologi pengolahan tak bisa menyulap gabah buruk menjadi beras premium.
  • Standar beras premium tinggi. Rendah kadar air, tinggi kebersihan, kandungan gizi baik — mustahil dicapai jika bahan baku asal-asalan.
  • Reputasi Bulog. Sebagai penjaga stabilitas pangan, menjual beras premium dari gabah “any quality” justru bisa merusak kredibilitas.

Dalam industri pangan, mutu bahan baku adalah kunci. Maka, kebijakan membeli gabah dengan kualitas apa pun tapi menjual beras premium ibarat menjanjikan emas dari bijih karat. Sebuah kebijakan yang bukan hanya ironis, tapi juga kontraproduktif bagi kepercayaan publik.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Empat Aktivis Jadi Tersangka: Antara Suara Kritis dan Cap Provokator

Next Post

POLITIK PLATONIK: PERTARUNGAN GAGASAN YANG RAPUH

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post

POLITIK PLATONIK: PERTARUNGAN GAGASAN YANG RAPUH

12 Terlapor Kasus Ijazah Jokowi: Saatnya Siapkan Bukti, Jangan Sekadar Firasat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...