• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Jangan Senang Dulu – Itu Gula-Gula Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
July 21, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Politik
0
Jangan Senang Dulu – Itu Gula-Gula Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden datang ke kongres partai. Lalu tepuk tangan membahana. Kamera menyorot wajah-wajah berbinar penuh harap. Wartawan mencatat dengan setia, para elit partai tersenyum sumringah. Dan seperti sebuah sandiwara yang naskahnya sudah dikarang lama, sang presiden pun tampil, duduk anggun, lalu berdiri penuh wibawa: memuji. Mendukung. Mengucap kata-kata manis yang membuat kader merasa seperti kekasih yang baru saja dilamar.

Tapi, jangan senang dulu.

Inilah republik, bung, bukan panggung drama romantika. Di negeri ini, kata manis bisa dipinjam, dijual, disewakan. Diucapkan dengan lidah yang sama yang esoknya akan menggigit. Hari ini dipuji, besok dijegal. Hari ini didukung, nanti dijatuhkan.

Memang, kedatangan seorang presiden ke kongres partai bukan peristiwa kecil. Ia punya makna simbolik. Layaknya seorang ayah yang datang ke acara anaknya. Tapi ini bukan keluarga. Ini politik. Di politik, tidak ada anak kandung. Yang ada cuma anak angkat yang bisa dibuang kapan saja, tergantung situasi dan elektabilitas.

Jangan senang dulu.

Saat presiden duduk di podium dan menyebut partai sebagai “bagian penting dalam pembangunan bangsa”, kita tahu kalimat itu bukan semata kalimat. Ia adalah gula-gula. Karena sang presiden, siapa pun dia, sedang bermain di atas papan catur. Di satu sisi dia ingin terlihat adil, di sisi lain dia sedang menghitung langkah.

Jangan heran kalau nanti, ketika pemilu sudah dekat, partai yang tadi dipeluk hangat akan ditinggalkan. Bahkan bisa jadi, dilawan habis-habisan. Presiden yang semula datang membawa pujian, bisa berubah menjadi lawan politik yang siap mengunci arah.

Inilah fenomena kita: kemunafikan dijadikan kelaziman.

Orang tersenyum bukan karena tulus, tapi karena sedang menyusun siasat. Orang berangkulan bukan karena cinta, tapi karena sedang menyimpan pisau di balik punggung. Politik kita, sayangnya, adalah panggung sandiwara yang penontonnya pun ikut tertipu karena sudah terbiasa ditipu.

Tentu tidak semua demikian. Tapi dalam sejarah republik ini, dari rezim ke rezim, dari zaman ke zaman, pola ini terus hidup. Berubah wajah tapi tetap sama isi. Kawan dan lawan hanya dibedakan oleh waktu, bukan prinsip. Hari ini satu meja, besok satu liang.

Maka jangan senang dulu.
Kalau presiden datang, lalu memuji, lalu menyebut partai sebagai mitra strategis, anggap saja itu sambutan basa-basi. Kalau ia menyebut partai sebagai “pilar demokrasi”, anggap saja itu selingan normatif. Yang sejati akan teruji nanti: saat pencalonan, saat perebutan kekuasaan, saat intrik dimulai.

Dan di sanalah, isi perut yang sesungguhnya akan terlihat.

Presiden bukan malaikat. Partai bukan pengikut nabi. Keduanya punya kepentingan, punya strategi, dan tak jarang, saling menjegal di tikungan. Di negeri ini, bukan hanya rakyat yang perlu hati-hati, tapi juga politisi. Karena yang hari ini tertawa bersama, belum tentu tidak sedang menyusun makar.

Jadi, wahai para kader yang bersorak gembira menyambut kehadiran orang nomor satu, ingatlah satu hal:
Jangan senang dulu.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Hadiri Partai Gajah – Narasi Konsesi 90 Ribu HA, Simbol, dan Strategi Politik

Next Post

Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik

Cara Prabowo Menjatuhkan Grace Natalie: Aib di Tengah Panggung Politik

PSI Award: Prabowo Layak Menyandang Gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” – Dari “Pembohong” Menjadi Panglima

PSI Award: Prabowo Layak Menyandang Gelar “Tokoh dengan Kebohongan Terbanyak” - Dari “Pembohong” Menjadi Panglima

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...