Jakarta-Fusilatnews – Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk sekolah. Penetapan status hukum ini diumumkan pada Kamis (4/9/2025), dan seketika mengguncang publik yang selama ini mengenal Nadiem sebagai wajah reformasi pendidikan era Presiden Joko Widodo.
Nadiem langsung ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung untuk masa penahanan awal selama 20 hari ke depan. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menegaskan, langkah ini diambil setelah penyidik menemukan bukti kuat keterlibatan mantan bos Gojek itu dalam proyek pengadaan yang merugikan negara.
“Kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai hampir Rp1,98 triliun,” ungkap pejabat Kejaksaan, menyebut angka fantastis yang membuat kasus ini masuk kategori megakorupsi.
Kasus bermula dari program digitalisasi sekolah yang digadang-gadang akan memacu kualitas pembelajaran daring pascapandemi. Namun, proyek ambisius bernilai triliunan rupiah itu justru berubah menjadi bancakan. Laptop yang seharusnya mendorong mutu pendidikan disebut berkualitas rendah dan jauh dari spesifikasi yang dijanjikan.
Penetapan tersangka terhadap Nadiem menjadi pukulan telak, bukan hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi citra kabinet Jokowi yang selama dua periode kerap menjual jargon inovasi dan transparansi. Nadiem, yang sempat dielu-elukan sebagai simbol generasi muda progresif dalam pemerintahan, kini harus menghadapi jerat hukum yang mengikis reputasinya.
Kejagung memastikan penyidikan tidak berhenti pada Nadiem. Sejumlah pihak lain, baik dari kementerian maupun perusahaan penyedia, tengah didalami perannya. Publik menanti apakah kasus ini akan menyeret nama-nama besar lain yang diduga ikut menikmati aliran dana korupsi.
Kini, mantan menteri yang dulu dikenal dengan jargon Merdeka Belajar itu berhadapan dengan kenyataan pahit: kebebasan pribadi yang terampas karena kasus korupsi yang justru membelenggu masa depan pendidikan Indonesia.

























