• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR, Pengamat: Keputusan Berisiko Guncang Internal

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
August 31, 2025
in News, Politik
0
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR, Pengamat: Keputusan Berisiko Guncang Internal
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews— Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan Fraksi Partai NasDem di DPR RI. Kebijakan tersebut berlaku mulai Senin, 1 September 2025.

Keputusan itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F Taslim, dalam keterangan pers pada Minggu (31/8). Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil menyusul adanya pernyataan dari kedua anggota dewan tersebut yang dinilai melukai perasaan publik dan bertentangan dengan garis perjuangan partai.

“Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat ternyata ada pernyataan dari wakil rakyat, khususnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat. Hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem,” ujar Hermawi.

Menurutnya, NasDem menegaskan kembali komitmennya bahwa aspirasi masyarakat harus menjadi dasar perjuangan politik. Ia menekankan partai tidak akan memberi ruang bagi sikap maupun pernyataan kader yang dapat menggerus kepercayaan rakyat terhadap partai.

“Atas pertimbangan tersebut, dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak Senin, 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan Saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” kata Hermawi menegaskan.

Reaksi Internal

Sumber internal NasDem yang enggan disebutkan namanya menyebut keputusan ini sudah melalui pembahasan panjang di tingkat elit partai. Namun, ia mengakui langkah tersebut bukan tanpa risiko. “Sahroni punya basis kuat di Jakarta, sementara Nafa membawa suara baru dari kalangan publik figur. Menonaktifkan mereka pasti ada konsekuensi politik, terutama menjelang persiapan Pilkada serentak,” ujarnya.

Tanggapan Pengamat

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai keputusan menonaktifkan dua kader populer sekaligus bisa menjadi pedang bermata dua bagi NasDem. “Di satu sisi, ini menunjukkan konsistensi NasDem dalam menjaga integritas partai. Tapi di sisi lain, bisa memicu ketidakpuasan internal dan memengaruhi elektabilitas, apalagi Sahroni dikenal sebagai kader strategis,” kata Hendri.

Ia menambahkan, publik akan menunggu sejauh mana NasDem konsisten menindak kader yang dianggap melenceng dari garis perjuangan. “Kalau ini hanya sebatas hukuman politik tanpa transparansi, publik bisa menilai NasDem sekadar bermain simbolik,” ujarnya.

Belum Ada Respons

Hingga berita ini diturunkan, baik Ahmad Sahroni maupun Nafa Urbach belum memberikan keterangan resmi atas keputusan partai. Namun, keduanya diperkirakan akan segera menyampaikan sikap dalam waktu dekat.

Keputusan ini menjadi sorotan publik mengingat keduanya merupakan figur yang cukup dikenal. Ahmad Sahroni sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai NasDem sekaligus anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta III. Sementara itu, Nafa Urbach adalah figur publik sekaligus artis yang terjun ke dunia politik dan berhasil meraih kursi DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI pada Pemilu 2024.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penjarahan Rumah Sri Mulyani di Bintaro: Ratusan Massa Diduga Bergerak Terkoordinasi

Next Post

“Nonaktifkan” Bukan “Recall”: Menunggu Konsistensi Partai dalam Menindak Kader

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Komunitas

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Isu Penggulingan Prabowo di Balik Isu Masuknya Said Iqbal ke Kabinet
News

Isu Penggulingan Prabowo di Balik Isu Masuknya Said Iqbal ke Kabinet

June 5, 2026
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas
daerah

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Next Post
25 Daftar Usulan Capres DPW Nasdem Pilpres 2024, Siapa Voting Tertinggi?

“Nonaktifkan” Bukan “Recall”: Menunggu Konsistensi Partai dalam Menindak Kader

SYL Jadi Tersangka Saat Berada di Luar Negeri, Surya Paloh Merasa Miris

Antara Tegas dan Pura-Pura Tegas: NasDem dalam Jerat Bahasa Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

June 6, 2026
Maling Berkedok Gizi Terbukti!

Plot Twist Pencopotan Kepala BGN

June 6, 2026
Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

Dari MOTAH 65 ke Jepang: Ketika Pengelolaan Sampah Masih Terjebak Cara Primitif

June 5, 2026
Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

Ketika Orang Jepang Menanam Bakau, Kita Menanam Vila

June 5, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

Rupiah Menuju Rp22.000: Pemerintah Kehilangan Narasi, Rakyat Menanggung Konsekuensi

June 6, 2026
Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

Sony Siap Bongkar Nama Jokowi dan Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi BGN?

June 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist