• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Rafli Achmad – Dangkal Membaca Masalah. Hastag dilawan Hastag

Revolusi Holistik: Menjawab Kekecewaan, Bukan Perang Hastag

Ali Syarief by Ali Syarief
February 22, 2025
in Feature, Politik
0
Rafli Achmad – Dangkal Membaca Masalah. Hastag dilawan Hastag
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pernyataan Rafli Ahmad yang merespons hastag “Kabur Aja” dengan “Kerja Migran Pulang Jadi Juragan” mencerminkan kualitas pemikiran yang dangkal dari seorang pejabat sekelas menteri. Pernyataan tersebut menunjukkan ketidakmampuannya memahami makna sebenarnya dari hastag yang muncul sebagai ekspresi kekecewaan terhadap situasi dalam negeri. Bagi banyak masyarakat, terutama mahasiswa yang menyuarakan “Indonesia Gelap,” hastag ini bukan sekadar ajakan untuk pergi ke luar negeri, melainkan sebuah refleksi atas realitas sosial, ekonomi, dan politik yang semakin memburuk di tanah air.

Fenomena “Kabur Aja” yang digaungkan oleh sebagian besar anak muda Indonesia bukanlah semata-mata keinginan untuk mencari kehidupan lebih baik di luar negeri. Ini adalah kritik terhadap kebijakan pemerintah yang gagal menciptakan lapangan kerja yang layak, memastikan kesejahteraan rakyat, serta memberikan harapan bagi generasi muda. Dengan mereduksi hastag tersebut menjadi ajakan untuk bekerja di luar negeri dan pulang sebagai “juragan,” seorang pejabat negara menunjukkan kurangnya pemahaman akan permasalahan mendasar yang dihadapi rakyatnya sendiri.

Indonesia saat ini menghadapi berbagai krisis multidimensi yang tidak bisa diselesaikan dengan slogan atau permainan kata-kata. Persoalan pengangguran, rendahnya daya saing tenaga kerja, korupsi yang merajalela, ketidakadilan sosial, hingga kebijakan ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat kecil adalah realitas yang memicu lahirnya ungkapan “Indonesia Gelap.” Mahasiswa yang menyuarakan hal ini bukan sekadar mengeluh, tetapi mengirimkan sinyal bahwa negeri ini membutuhkan perubahan mendasar, bukan sekadar perbaikan kosmetik atau propaganda pencitraan.

Dibutuhkan revolusi holistik dalam kebijakan negara, yakni perombakan total yang berorientasi pada perubahan signifikan dan menjawab akar masalah bangsa. Peningkatan kualitas pendidikan yang berorientasi pada inovasi dan daya saing, kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil, transparansi dalam pemerintahan, serta penciptaan lapangan kerja yang sesuai dengan perkembangan zaman adalah beberapa langkah konkret yang harus diambil. Tanpa hal ini, gelombang kekecewaan hanya akan semakin membesar dan memicu eksodus lebih banyak lagi generasi muda yang merasa tidak memiliki masa depan di negeri sendiri.

Menanggapi kritik dengan respons yang tidak relevan hanya akan semakin menunjukkan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi realitas. Yang dibutuhkan bukanlah perang hastag, tetapi keberanian untuk melakukan perubahan struktural yang membawa manfaat bagi seluruh rakyat. Jika tidak, hastag “Kabur Aja” akan menjadi kenyataan yang semakin banyak diikuti oleh generasi muda yang kehilangan harapan pada negaranya sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yusuf Mansur Bungkam Saat Diklarifikasi Soal Dugaan Modus Penipuan Wirda Mansur

Next Post

Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat

Menteri Nusron Copot 6 pejabat di Lingkungan Kantor ATR/BPN Terkait Penerbitan Sertifikat HGB/ SHM

Pabowo pun Takluk Melawan Aguan: Arsin Jadi Tumbal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist