• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Science & Cultural

Rahasia Anak Singapura Pintar Matematika

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
December 11, 2023
in Science & Cultural
0
Rahasia Anak Singapura Pintar Matematika

Foto: Ilustrasi. (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai contoh, 41 persen siswa di Singapura mampu memberikan hasil terbaik di bidang matematika, sementara 24 persen siswa mampu memberikan hasil terbaik di bidang sains. Siswa terbaik mencapai kemahiran tingkat lima dan enam.

Jakarta – Fusilatnews – Singapura sudah menjadi satu diantara sedikit negara maju di Asia. Sebagai negara maju tak mengejutkan kalau kualitas pendidikan di Negeri Singa tersebut sangat bagus sehingga menduduki peringkat pertama di bidang matematika, sains, dan membaca dalam Programme for International Student Assessment (PISA) 2022.

PISA atau atau Program Asesmen Siswa Internasional adalah penilaian yang dilakukan setiap tiga tahun sekali oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Jika dibandingkan pada 2018,saat Singapura menduduki peringkat kedua setelah China, para siswa Singapura yang ikut serta dalam PISA 2022 mampu mempertahankan kinerja mereka di bidang matematika dan meningkat secara signifikan dalam sains.

Selain itu, hasil terbaru PISA juga menunjukkan bahwa Singapura masih memiliki banyak siswa yang berprestasi.

Sebagai contoh, 41 persen siswa di Singapura mampu memberikan hasil terbaik di bidang matematika, sementara 24 persen siswa mampu memberikan hasil terbaik di bidang sains. Siswa terbaik mencapai kemahiran tingkat lima dan enam.

Selain itu, hanya 11 persen siswa di Singapura yang berprestasi rendah dalam membaca dan hanya 8 persen yang tidak ahli dalam matematika dan sains. Umumnya, siswa yang tidak berprestasi tersebut mencapai tingkat kemahiran di bawah dua.

Rahasia siswa di Singapura pintar-pintar

Menurut Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) PISA 2022 merupakan hasil yang mencerminkan dedikasi sekolah dan guru dalam mendukung pembelajaran dan kesejahteraan siswa sepanjang pandemi Covid-19.

“Siswa di Singapura telah menunjukkan bahwa mereka pandai dalam penalaran matematis, dapat membedakan informasi yang relevan dan tidak relevan, dan menggunakan pemikiran komputasional (misalnya, pengenalan pola, mendefinisikan algoritma) saat mereka memecahkan masalah kompleks dalam berbagai konteks modern,” ujar MOE, dikutip Senin (11/12).

Menurut MOE, kepandaian tersebut adalah keterampilan penting yang akan mempersiapkan siswa dengan baik untuk menghadapi berbagai perubahan global, seperti digitalisasi, teknologi baru, dan profesi baru.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Keterampilan serta Penasehat Khusus Kebijakan Pendidikan untuk Sekretaris Jenderal OECD, Dr. Andreas Schleicher, memuji Singapura karena terus memimpin tabel peringkat global PISA.

“Singapura adalah salah satu dari sedikit negara yang tidak melihat efek negatif pada hasil pembelajaran selama pandemi,” kata Dr. Schleicher.

Menurut Dr. Schleicher, ada beberapa faktor yang memengaruhi hasil baik ini, di antaranya ekspektasi yang konsisten dan tinggi terhadap siswa serta sistem pengajaran yang ketat dalam hal tuntutan kognitif dan fokus.
Baca:

MOE menyebutkan bahwa para siswa di Singapura tetap mampu berprestasi meskipun sempat “dihantam” kendala pandemi Covid-19. Tidak hanya dari kalangan atas, para siswa dari kalangan rendah juga tetap mampu berprestasi.

“Siswa di Singapura tetap tampil kuat meskipun ada kendala akibat Covid-19, termasuk dari rumah tangga berstatus sosial ekonomi rendah,” ujar MOE.

“Hasil menunjukkan bahwa siswa dari keluarga kurang mampu memiliki prestasi baik di dalam ketiga domain yang diuji daripada rata-rata OECD,” lanjutnya.

Meskipun demikian, PISA 2022 menemukan beberapa masalah untuk siswa Singapura, yakni kesenjangan sosial dan dukungan orang tua.

Dr. Schleicher mengatakan bahwa kesenjangan sosial dalam hasil pembelajaran masih terlihat jelas di Singapura. Maka dari itu, dari segi rasa memiliki siswa, Singapura adalah negara dengan kinerja rata-rata, bukan kinerja tinggi.

“Lalu, kami telah melihat penurunan dukungan dan keterlibatan orang tua di Singapura, padahal dulu Singapura adalah negara yang kuat,” kata Dr. Schleicher.

Menurut PISA 2022, masih banyak siswa di Singapura yang kurang dukungan dari orang tua. Sementara itu, beberapa di antaranya mengaku kekurangan aktivitas fisik dengan 29 persen anak sama sekali tidak berolahraga setelah sekolah.

Selain itu, Singapura juga mengalami penurunan kemampuan membaca. Namun, MOE mengatakan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh dampak perubahan kebiasaan membaca secara global.

Meskipun mengalami penurunan, Singapura masih memimpin di papan skor peringkat di bidang membaca.

Berikut daftar lengkap 10 peringkat matematika, sains, dan membaca di PISA 2022.

Matematika

 1. Singapura: Skor 575
.2.Makau: Skor 552

3.Taiwan: Skor 547

4 Hong Kong: Skor 540

5.Jepang: Skor 536

6.Korea Selatan: Skor 527

7 Estonia: Skor 510

8. Swiss: Skor 508

9. Kanada: Skor 497

10/Belanda: Skor 493

Skor rata-rata OECD: 472

Sains

1. Singapura: Skor 561

2. Jepang: Skor 547

3.Makau: Skor 543

4.Taiwan: Skor 537

5. Korea Selatan: Skor 528

6. Estonia: Skor 256

7. Hong Kong: 520

8. Kanada: 515

9. Finlandia: 511

10, Australia: 507

Skor rata-rata OECD: 485

Membaca

1. Singapura: Skor 543

2.Irlandia: Skor 516

3.Jepang: Skor 516

4. Korea Selatan: Skor 515

5. Taiwan: Skor 515

6. Estonia: Skor 511

7. Makau: Skor 510

8.Kanada: Skor 507

9. Amerika Serikat (AS): Skor 504

10. New Zealand (Selandia Baru): Skor 501

Skor rata-rata OECD: 476

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi: PAN Masuk Keluarga Kita, Kita Masuk Keluarga PAN – Apa Kata Hasto?

Next Post

Permaisuri Masako Berusia 60 Tahun, Berharap Melanjutkan Hidup dengan Perasaan Baru

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi
Feature

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026
daerah

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!
News

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

April 15, 2026
Next Post
Permaisuri Masako Berusia 60 Tahun, Berharap Melanjutkan Hidup dengan Perasaan Baru

Permaisuri Masako Berusia 60 Tahun, Berharap Melanjutkan Hidup dengan Perasaan Baru

Harga Tembus Mendekati Rp150.000,- Per Kilo, Cabe Semakin Pedas,

Harga Cabai Rawit per Kilogram Semakin Pedas dan Menggigit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist