GARUT, Fusilatnews – 21 Juli 2025 — Acara pesta rakyat dalam rangka pernikahan putra mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, yang digelar di Lapangan Kerkhof, Garut, berubah menjadi tragedi. Berdasarkan data terbaru dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Garut, total korban mencapai 30 orang, dengan 3 orang meninggal dunia dan 8 lainnya masih dalam perawatan intensif.
Korban meninggal dunia di antaranya adalah seorang anak berusia 8 tahun bernama Vania Aprilia, seorang perempuan lanjut usia Dewi Jubaedah (61), dan seorang anggota kepolisian, Bripka Cecep Bahri (39), yang gugur saat bertugas mengamankan keramaian.
Insiden terjadi pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, ketika ribuan warga memadati area acara yang digelar terbuka untuk umum. Kepadatan massa yang tidak terkendali menyebabkan desak-desakan parah di pintu masuk hingga banyak warga pingsan dan terinjak-injak.
Kepala Dinas Kesehatan Garut, dr. Leli Yuliani, mengatakan bahwa dari 30 korban, 19 orang kini menjalani rawat jalan, sementara 8 orang lainnya masih dirawat secara intensif di RSUD dr. Slamet, Garut. “Kami terus memantau kondisi pasien. Beberapa mengalami trauma fisik dan psikis akibat kejadian itu,” ungkapnya.
Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus menyampaikan belasungkawa dan memastikan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap keamanan acara akan dilakukan. Ia menegaskan, “Kami akan mendalami prosedur pengamanan dan memastikan tanggung jawab panitia dalam insiden ini.”
Pihak keluarga Dedi Mulyadi, melalui pernyataan resmi, menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang terjadi di tengah momen bahagia mereka. “Kami sangat terpukul dan akan bertanggung jawab secara moral atas kejadian ini,” ujar juru bicara keluarga.
Tragedi ini memunculkan kembali perdebatan publik mengenai protokol keamanan dalam acara besar, khususnya yang melibatkan tokoh publik dan undangan terbuka. Banyak pihak meminta agar penyelenggara acara sejenis ke depan lebih memperhatikan kapasitas lokasi dan prosedur keselamatan massa.
Sumber: Kompas.id, MetroTVNews, RagamNuansa, Polda Jabar, Dinkes Garut

























