Gaza, Fusilatnews — Militer Israel (IDF) melaporkan terjadinya insiden keamanan besar di Jalur Gaza pada Jumat (11/7), setelah sebuah bangunan runtuh dan menimpa satu unit pasukan mereka. Insiden ini mengakibatkan sejumlah besar korban di pihak militer Israel.
Menurut pernyataan resmi IDF, unit yang tertimpa bangunan tengah melakukan operasi di wilayah yang belum diungkapkan secara pasti di Gaza. Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa maupun luka-luka belum diumumkan secara rinci. Namun, pihak militer menyebut insiden ini sebagai “besar” dan tengah melakukan evakuasi medis udara (aerial evacuation) untuk mengevakuasi para korban ke rumah sakit di Israel.
“Kami sedang mengevakuasi korban dengan helikopter dan tim medis, serta melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden ini,” demikian pernyataan singkat dari juru bicara militer Israel, dikutip dari berbagai media Israel.
Belum ada konfirmasi apakah runtuhnya bangunan tersebut diakibatkan oleh serangan dari kelompok militan Palestina atau akibat struktur bangunan yang lemah. Namun, beberapa sumber militer yang tidak disebutkan namanya menyebut kemungkinan bangunan tersebut telah dijebak dengan bahan peledak (booby trap).
Eskalasi Kekerasan di Gaza
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Jalur Gaza. Dalam beberapa hari terakhir, pertempuran antara IDF dan kelompok perlawanan Palestina seperti Hamas dan Jihad Islam terus meningkat, khususnya di wilayah Khan Yunis dan Beit Hanoun.
Sehari sebelumnya, lima tentara Israel dilaporkan tewas dan 14 lainnya terluka dalam sebuah penyergapan di utara Gaza. Sementara itu, serangan udara Israel terhadap sekolah yang digunakan sebagai tempat pengungsian di Khan Yunis menyebabkan puluhan warga sipil tewas, termasuk anak-anak.
Kondisi kemanusiaan di Gaza juga semakin memburuk. Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan bahwa sistem kesehatan di Gaza sudah “kewalahan” dan banyak rumah sakit tidak lagi mampu menerima pasien baru.
Belum Ada Pernyataan dari Pihak Palestina
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Hamas ataupun kelompok lain terkait insiden runtuhnya bangunan yang menimpa pasukan IDF tersebut.
Otoritas militer Israel menegaskan bahwa investigasi atas insiden ini akan dilakukan secara menyeluruh dan menyebut bahwa situasi keamanan di Gaza masih sangat berbahaya bagi pasukan mereka.


























