• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Science & Cultural

Duhai, Jakarta (2)

Pipiet Senja by Pipiet Senja
June 1, 2022
in Science & Cultural
2
Duhai, Jakarta

Dok.Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Cerpen Pipiet Senja

Cerita Sebelumnya

Transfusi Pertama Dikerubuti Tumbila, Rupanya penderitaan baru diawali dalam keluargaku. Tak berapa lama setelah Mak melahirkan, giliranku yang jatuh sakit lagi. Kali ini parah sekali, harus diopname di RSPAD. Pelbagai macam tes dilakukan. Peralatan kedokteran sudah lebih canggih. Saat itulah baru diketahui penyakitku yang sebenarnya. Bukan cacingan, bukan malaria, dan sama sekali bukan penyakit kuning.

“Putri Bapak mengidap penyakit kelainan darah bawaan, talasemia,” vonis dokter Qomariah. “Apa artinya, dokter?”

“Penyakit kelainan darah bawaan, genetik. Penderitanya tak bisa memproduksi darah secara normal…” “Bisa disembuhkan, dokter?” “Ini penyakit seumur hidup. Artinya, anak Bapak harus ditransfusi secara berkala seumur hidupnya!”

Aku bisa merasakan. Bagaimana hancur hati Bapak mengetahui kenyataan itu. Sepasang tangannya yang kukuh, aku lihat gemetar hebat. Kurasa, saat itulah untuk pertama kalinya ayahku menyadari betul, bagaimana tak berdayanya putri sulungnya. Wajahku sangat pucat bak mayat. Perut buncit mirip orang hamil dan peralatan transfusi tergantung di samping ranjang. “Takaran darah atau HB kamu hanya empat setengah persen gram,” kata Suster Patty, kepala ruangan, seorang perempuan Ambon.

“Apa artinya, Bu Suster?” tanyaku takut-takut. “Jadi kamu harus ditransfusi sebanyak mungkin. Biar takaran darahmu normal kembali. Kamu juga cacingan dan kekurangan gizi. Kelihatannya kamu harus tinggal lama di sini!” Hiiiy, serasa berada dalam cengkeraman si Samber Nyawa!

Aku takut sekali kepadanya. Di mataku, perawat Ambon itu galaknya minta ampun. Umurnya sudah tua, rambutnya keriting gimbal, perawakannya tinggi kekar. Sikapnya judes, kalau berjalan tampak seperti orang sedang baris. Ngomongnya keras, suaranya lantang dan ia memang senang berteriak-teriak, main perintah. Konon, dia mantan seorang prajurit. Kalau menginjeksi, jeees, jeees, jeees….

Huh! Mana dalam seharinya bisa dua kali lagi diinjeksi… “Gustiii… suuuaaakiiit buangeeett!” aku hanya bisa mengeluh dalam hati, air mataku berlinangan, tak ada yang menghiburku.

Saat itu mencari donor darah sangat sulit. Harus donor langsung, bisa dicari dari keluarga, kerabat atau teman. Bapak beruntung dihormati dan disayangi oleh anak buahnya. Tanpa banyak kesulitan Bapak berhasil membawa pasukan kecilnya ke RSPAD. Para prajurit itu menyumbangkan darah untukku. Kalau sudah diambil darah di PMI, mereka pun rame-rame mampir keruang rawatku.

Di sini masih juga mereka memberikan sumbangan yang lain. Ada yang berupa makanan ringan, susu, penganan, dan buku-buku bacaan. Yang terakhir itulah yang paling aku sukai. Subhanallah, betapa mulia hati para prajurit itu. Hanya Allah Swt. yang bisa membalas budi baik mereka. Terima kasih, semoga bapak-bapak prajurit itu mendapat balasan pahala berlipat-lipat dari Allah Swt.

Ada pengalaman yang tak terlupakan saat pertama kali diopname. Hari kedua aku harus menjalani tindak medis yang biasa disebut BMP, entah singkatan apa, intinya diambil cairan sumsum dari dadaku.

Aku menjerit-jerit kesakitan sambil menyeru asma-Nya. “Allaaahu Akbaaar! Allahu Akbaaar!”

Esoknya aku mulai menjalani transfusi, sungguh, aku ingat sekali tak ada yang menemani. Perawat mulai memasang selang transfusi sekitar pukul sepuluh pagi. Tangan yang sedang menerima aliran darah ditutupi perban. Dari ujung jari sampai sebatas pangkal lengan. Diletakkan di atas sebilah papan kecil. Persis orang yang sedang patah tangannya!

Aku menangis ditahan dan merasa sangat ketakutan. Belum ada yang datang membesuk, Bapak harus dinas setelah semalam menungguiku. Mak terpaksa hanya sesekali membesuk, karena belum lama melahirkan. Kondisi Mak juga tak begitu baik. Aku harus tabah menanggung rasa sakit itu seorang diri. Tak bisa aku lukiskan, bagaimana sengsaranya menangung keadaan itu. Tak boleh bergerak banyak, bahkan duduk pun dilarang. Alasannya, biar jalan darahnya lancar, tidak macet… aarrggh!

Beberapa jam aku masih bisa bertahan, nyaris tak bergerak sama sekali. Tapi lama-kelamaan terasa ada yang mencucuk-cucuk, menggerogoti di bagian pangkal lenganku. Rasanya gatal bukan main, gataaal! “Ini gataaal…. Gataaaal!” aku menjerit tak tahan lagi.

Ibu-ibu berlarian menghampiriku dan heboh membujuk. “Tolong…gataaal…” aku mengerang. “Gatal, ya?”

“Coba kita intip saja…” “Iya, ada apa sih di balik perbannya itu?” usul seorang ibu, terdengar penasaran.

Ibu itu memeriksa perban yang membalut seluruh lenganku, sehingga tampak seperti patah tulang. Perlahan-lahan dikuak sedikit dan…bruuul! “Tumbilaaaa!”

“Bangsaaat… eeeh, kutu busuuuk!”                                  Ruangan itu mendadak heboh. Kurasa, bahna syok dan ngeri melihat gerombolan kutu busuk atau karena takaran darah terlalu rendah, seketika itu juga aku semaput!

Begitu siuman kutemukan diriku sudah nyaman, aroma minyak kayu putih yang segar menyeruak hidungku. Dua orang ibu masih memperhatikanku dari sebelah-menyebelah ranjangku. Keduanya langsung tersenyum begitu melihat aku memicingkan mata. “Tenang, ya Neng… kita sudah urus kutu busuknya!” ujar ibu yang satu, aku tak ingat siapa namanya.

“Sekarang mendingan tidur saja lagi, ya…” bujuk ibu satunya lagi, entah siapa pula dia. Kemudian kusadari bahwa ibu-ibu yang menunggui pasien di bangsal 14 itu ternyata ramah-ramah dan perhatian. Mereka sama berusaha menenangkan hatiku, meringankan penderitaanku.

Ada yang memberi buah-buahan, ada juga yang menghadiahiku kue-kue dan coklat. Mereka pasti bisa melihat, lemari kecil di samping ranjangku hampir tak ada isinya selain termos dan gelas. Tak seperti lemari lainnya di bangsal itu. Ada banyak makanan, kue kaleng, dan buah-buahan segar. Mereka pun tentu tahu, aku satu-satunya pasien kecil di situ yang tak pernah dibesuk selain oleh Bapak dan Mak.

Sebenarnya Mak punya kaum famili lumayan banyak di Jakarta. Bahkan beberapa di antaranya termasuk orang berada. Namun, entah mengapa tak seorang pun dari mereka yang sudi membesuk aku.

Bersambung (2)…

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cegah Korupsi, KPK Kenalkan Rompi Penangkal Korupsi

Next Post

Arahan Luhut, KSAD Dudung Abdurachman Pantau Harga Minyak Goreng

Pipiet Senja

Pipiet Senja

Related Posts

Feature

Ketika AI Menulis, Siapa yang Sebenarnya Berpikir?

July 23, 2026
Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Malaikat; “Ijazahnya Asli” – Tetap saja itu fatwa Iblis
Feature

Malaikat; “Ijazahnya Asli” – Tetap saja itu fatwa Iblis

July 18, 2026
Next Post
Arahan Luhut, KSAD Dudung Abdurachman Pantau Harga Minyak Goreng

Arahan Luhut, KSAD Dudung Abdurachman Pantau Harga Minyak Goreng

Pemerintah Australia Baru, 13 Menteri Wanita dan 1 orang Muslim

Pemerintah Australia Baru, 13 Menteri Wanita dan 1 orang Muslim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026
Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...