• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kemenag Sarang Penyamun

fusilat by fusilat
September 6, 2024
in Crime, Pojok KSP
0
Lagi-Lagi, Dana Haji
Share on FacebookShare on Twitter

*Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024*

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Terjawab sudah mengapa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang didukung kakaknya Yahya Cholil Staquf yang kebetulan menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), begitu resisten dan defensif terhadap Panitia Khusus (Pansus) Haji yang dibentuk DPR untuk menyelidiki dugaan penyimpangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 oleh Kementerian Agama.

Terlepas motif pembentukannya ada “vested interest” (kepentingan pribadi) berupa dugaan “balas dendam” dari inisiator utamanya, Ketua Tim Pengawas Haji yang juga Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, kepada Gus Yaqut dan Gus Yahya yang dituding Cak Imin melakukan penggembosan terhadap PKB dan dirinya pada Pemilu 2024, di mana Cak Imin maju sebagai calon wakil presiden dari calon presiden Anies Baswedan, ternyata Pansus Haji berhasil menemukan dugaan kecurangan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Dikutip dari sebuah sumber, Kepala Subdirektorat Data dan Sistem Informasi Haji Kemenag Hasan Affandi ternyata berada di kantor ketika anggota Pansus Haji melakukan sidak ke Kemenag. Padahal, Hasan mangkir dari panggilan rapat Pansus sehari sebelumnya. Hasan disebut Sekretaris Jenderal Kemenag Muhammad Ali Ramdhani tengah bertugas ke Mekkah, Arab Saudi.

Jika temuan itu benar, maka hal tersebut bukan hanya kebohongan personal seorang Muhammad Ali Ramdhani, melainkan juga kebohongan institusional Sekjen Kemenag.

Pansus juga menemukan dugaan kecurangan lainnya, yakni setidaknya sekitar 3.500 jemaah yang tanpa harus menunggu langsung diberangkatkan tahun ini juga untuk beribadah haji.

Ini adalah bentuk ketidakadilan bahkan kezaliman yang nyata, karena ratusan ribu calon jemaah haji lainnya harus menunggu hingga puluhan tahun untuk berangkat haji.

Patut diduga ada gratifikasi terkait ribuan calon jemaah haji yang langsung berangkat itu. Mendaftar tahun ini, berangkat tahun ini juga. Mengalahkan haji furoda dan haji plus.

Bak fenomena gunung es di lautan, disinyalir temuan awal Pansus Haji ini baru pucuk gunungnya saja, sementara badan gunung yang berada di dalam lautan belum kelihatan.

Jika benar-benar serius, Pansus Haji bahkan bisa membuka kotak Pandora di Kemenag yang sudah lama diasumsikan publik sebagai sarang penyamun.

Akankah dugaan gratifikasi itu mengarah ke Menag Gus Yaqut, sehingga Pansus Haji akan melibatkan aparat penegak hukum?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, dua Menag sebelumnya dipenjara karena korupsi.

Pertama, Said Agil Husin Al Munawar, Menag periode 2001-2004 yang terbukti bersalah dalam korupsi Dana Abadi Umat dan dana penyelenggaraan ibadah haji. Selama menjadi menteri, ia menerima uang hasil korupsi sebesar Rp4,5 miliar.

Pada 7 Februari 2006, Said divonis lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan, serta wajib membayar uang pengganti kerugian negara Rp2 miliar subsider 1 tahun penjara.

Kedua, Suryadharma Ali. Menag periode 2009-2014 ini terjerat kasus korupsi dana penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan Dana Operasional Menteri (DOM).

Suryadharma curang dalam pengangkatan petugas panitia penyelenggara haji di Arab Saudi dan memanfaatkan sisa kuota haji untuk beberapa orang yang dipilihnya agar bisa naik haji gratis.

Ia juga terbukti menggunakan DOM yang bersumber dari APBN untuk kepentingan pribadinya, seperti berobat anaknya serta keperluan wisata. Total DOM yang diselewengkan oleh Suryadharma mencapai Rp1,8 miliar.

Suryadharma divonis 6 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidair tiga bulan kurungan, serta uang pengganti Rp1,8 miliar.

Kasus berikutnya adalah korupsi pengadaan mushaf Al Quran tahun 2011-2012 di Kemenag. Sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Zulkarnaen Djabbar (anggota Badan Anggaran DPR 2009-2014), Dendy Prasetia (anak Zulkarnaen) dan Ahmad Jauhari (pegawai Direktorat Bimas Islam Kemenag), serta Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq (politikus Partai Golkar).

Bagaimana bisa dana abadi umat, dana penyelenggaraan ibadah haji, kuota haji dan proyek pengadaan mushaf Al Quran dikorupsi?

Sangat ironis, memang. Sebab Kemenag adalah instansi yang mengurus soal agama yang meliputi akhlak dan moral.

Maka makin sempurnalah korupsi di Indonesia. Bukan hanya anggaran soal fisik yang dikorupsi, menaikan juga anggaran soal akhlak dan moral.

Anggaran fisik yang dikorupsi misalnya di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial.

Di Kemenpora sudah ada dua menteri yang terjerat korupsi, yakni Andi Mallarangeng dan Imam Nahrawi.

Di Kemenkes, ada Menteri Siti Fadilah Supari yang terjerat korupsi.

Di Kemensos, ada tiga menteri yang terjerat korupsi, yakni Bachtiar Chamsyah, Idrus Marham dan Juliari Batubara.

Kalau sudah begini, sekali lagi sempurnalah korupsi di Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK HANYA REKAYASA EMOSI PUBLIK DAN MENYERAHKAN KEPADA PRESIDEN JOKOWI SEBAGAI ORANG TUA KAESANG

Next Post

FILOSFIS ORTODOKS & KUNO HUKUM PIDANA BARU : Kritik Untuk Prof. Dr. Eddie O. Hiariej

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto
Crime

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

June 1, 2026
KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum
Birokrasi

KPK Memble Hadapi Dirjen Bea Cukai? Publik Menunggu Nyali Penegakan Hukum

May 26, 2026
Next Post
FILOSFIS ORTODOKS & KUNO HUKUM PIDANA BARU : Kritik Untuk Prof. Dr. Eddie O. Hiariej

FILOSFIS ORTODOKS & KUNO HUKUM PIDANA BARU : Kritik Untuk Prof. Dr. Eddie O. Hiariej

JK Minta RK  Selesaikan Kawasan  Kumuh di Jakarta

JK Minta RK Selesaikan Kawasan Kumuh di Jakarta

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Solusi Program MBG: Bangun Dapur Sekolah, Bukan Proyek Raksasa

June 3, 2026
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Deyang Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

Tembus SNBT di Tengah Keterbatasan, Irwan Bidik Mimpi Besar Bangun Daerah Ramah Disabilitas

June 3, 2026
Misi Mata-mata Prabowo di BGN

Misi Mata-mata Prabowo di BGN

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...