Prabowo ingin Jusuf Kalla bergabung dalam barisan pendukungnya di Pilpres 2024. Dia juga berharap para petinggi partai koalisi turut menjalin komunikasi dengan JK.
Jakarta- Fusilatnews – Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Delapan ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesi Maju dengan didampingi pejabat partai masing-masing berlangsung di Rumah Prabowo
Pertemuan dilangsungkan Jumat malam lalu (13/10), dengan agenda pembahasan cawapres, kandidat ketua tim sukses (timses), hingga menggaet Jusuf Kalla ke dalam barisan.
Setelah membahas calon pendamping Prabowo, pembicaraan lanjut ke kandidat ketua tim pemenangan. Ada sejumlah nama yang tercetus dalam rapat.
Nama-nama calon nakhoda kapal muncul, menurut penjelasan tiga petinggi partai politik yang hadir Satu Nama Disanggah, Muncul Dua Lain
Diawali ketika Prabowo membeberkan bahwa dirinya mendapat usulan agar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang didapuk menjadi ketua tim pemenangan.
Diskusi bersambut di antara para tamu usai Prabowo melontarkan usulan yang ia terima tersebut.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyanggah usulan Bahlil Lahadalia dijadikan pucuk pimpinan tim pemenangan. Airlangga tidak setuju.
Menurutnya, Bahlil masih terlalu muda dan kurang berpengalaman. Airlangga lantas menyodorkan dua nama lain: Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Sekjen PBB Afriansyah Noer membenarkan hal tersebut. Akan tetapi, dia menyebut pembicaraan akan terus dilakukan
“Semua usulan itu baru usulan-usulan. Belum semua partai mengusulkan,” kata Ahad ( 15/10)
Merangkul JK
Di ujung pertemuan, tiga ketua umum partai politik sempat menyinggung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut mereka, JK sudah tidak terlalu ngotot mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti.
Mendengar kabar tersebut, Prabowo ingin memanfaatkan kesempatan. Dia meminta agar ada yang menjembatani dirinya berkomunikasi dengan Jusuf Kalla.
Prabowo ingin Jusuf Kalla bergabung dalam barisan pendukungnya di Pilpres 2024. Dia juga berharap para petinggi partai koalisi turut menjalin komunikasi dengan JK.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dan Sekjen PBB Afriansyah Noer membenarkan bahwa Jusuf Kalla turut menjadi pembicaraan dalam rapat.
“Pak Prabowo minta agar supaya ada yang berkomunikasi mengajak Pak JK bergabung bersama-sama dalam Koalisi Indonesia Maju,” kata Sekjen PBB Afriansyah Noer
Dia menjelaskan bahwa salah satu petinggi partai yang diminta Prabowo untuk menjalin komunikasi dengan Pak JK adalah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Akan tetapi Yusril enggan berkomentar saat dihubungi.

























